BisnisEkonomi

Terdampak Ekonomi, Warga Jatinangor Keluhkan Dunia Pendidikan Belum Full PTM

Sumedang,- Lama sudah pandemi COVID-19 melanda Dunia, hampir semua sektor kehidupan terombang-ambing oleh keadaan yang tidak bisa dipungkiri. Apalagi bagi para pengusaha kecil/menengah, sekolah dan universitas.

Untuk sektor pendidikan saja masih dalam kondisi setengah-setengah pembelajaran tatap muka. Seperti halnya di kawasan pendidikan Jatinangor yang biasanya hingar bingar kini meredup, karena banyak mahasiswa yang tidak masuk kuliah begitu juga anak sekolahan.

Baca Juga :  Pastikan Warga Selamat, Kades Cipacing Sisir Pemukiman Warga Menggunakan Perahu Karet

Menurut salah satu warga Jatinangor, Bule, sapaan akrab sehari-harinya mengatakan, keadaan seperti ini sangat terasa sekali bagi masyarakat kecil seperti dirinya.

Ia menjelaskan, ketika mahasiswa banyak tidak masuk kuliah otomatis banyak kos-kosan yang kosong, dan ini sudah berlangsung hampir dua tahun banyak kos-kosan yang bangkrut dan pada rusak karena tidak ada penghuninya.

Baca Juga :  Antisipasi Adanya Perang Sarung antar Pemuda, Polsek Jatinangor Laksanakan Patroli Gabungan

Akhirnya, menurut Bule, yang punya kos-kosan juga membiarkannya begitu saja, padahal jika kos-kosan ramai maka ekonomi masyarakat sekitar jelas sekali akan pulih.

“Namun sekarang apa daya kita, namun kita tetap berharap pemerintah segera membebaskan anak sekolah dan mahasiswa untuk melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Bule kepada fajarnusantara.com, Jum’at (6/5)

Baca Juga :  Tergerus Aliran Sungai, Satu Rumah di Jatinangor Ambruk

Karena menurutnya, ketika Mahasiswa masuk kuliah maka kos-kosan akan terisi penuh, dan kami selaku masyarakat bisa berusaha lagi membangkitkan ekonomi. (ESH)

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button