Sumedang Membangun Desa Pancasila, Kabupaten Ini Jadi Pilot Project Nasional

FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah mengadakan pertemuan penting dan menjajaki potensi kerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Pj. Bupati Sumedang, Herman Suryatman, disambut oleh Deputi II Bidang Hukum, Advokasi, dan Pengawasan Regulasi BPIP, Kemas Akhmad Tajuddin, serta Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi, Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi, di Hotel Mercury, Jakarta, pada Rabu (18/10/2023).
Pertemuan tersebut berfokus pada pengembangan desa Pancasila di Sumedang, di mana rencananya Kabupaten Sumedang akan menjadi pilot project nasional.
Pj. Bupati Sumedang, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa Sumedang telah memiliki pondasi untuk desa Pancasila melalui program gotong royong dalam pembangunan desa, yang melibatkan kerjasama antara Pemda Sumedang dan 48 perguruan tinggi.
“Kami sudah memiliki dasar kuat dalam bentuk kerjasama dengan 48 perguruan tinggi yang sedang berlangsung saat ini. Melalui sinergi dengan BPIP, kami berharap dapat mengembangkan desa Pancasila,” katanya.
Dikatakannya bahwa, Desa Pancasila ini adalah sebuah upaya gotong royong dalam membangun desa dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang tercermin dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan stunting, dan pengurangan kemiskinan.
“Kami memohon dukungan dan sinergi antara Pemda Sumedang dan BPIP. Kami berharap Sumedang dapat menjadi pemicu perubahan bagi Kabupaten Sumedang,” tambahnya.
Deputi II BPIP, Kemas Akhmad Tajuddin, merespons positif gagasan yang telah diajukan oleh Sumedang. Menurutnya, hal ini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan daerah, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kemajuan Indonesia secara keseluruhan.
“Jika gagasan ini dapat direalisasikan, desa-desa akan berkembang dan akan berdampak positif pada kabupaten dan provinsi, dan pada akhirnya, pada kemajuan Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia berharap bahwa gagasan yang diusulkan oleh Sumedang dapat menjadi pilot project yang menginspirasi seluruh Indonesia.
“Saya yakin bahwa kesejahteraan bukanlah sesuatu yang tidak dapat dicapai. Dengan demikian, Pancasila bukan sekadar slogan, melainkan dapat menjadi pilar yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan Indonesia,” pungkasnya.***







