Sebanyak 96 Anggota Saka Wira Kartika Mengikuti Diklat Pengkridaan

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Kegiatan pembukaan pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika TW II TA. 2022 dilaksanakan Kodim 0610/Sumedang dan dibuka langsung oleh Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa S.E.,M.Si yang diwakili oleh Pasi Ter Kodim 0610/Sumedang Kapten Inf Dedi Ruanto pada hari Sabtu, 18 Juli 2022 pukul 08.00 Wib di Lapangan Makodim 0610/Sumedang, Jl. Pangeran Kornel, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Dalam amanatnya Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa S.E.,M.Si melalui Pasi Ter Kodim 0610/Sumedang Kapten Inf Dedi Ruanto mengatakan pembinaan saka wira kartika difokuskan kepada diklat pengkridaan yang diantaranya krida navrat, krida mountenering, krida survival, dan krida pioneering atau krida penanggulangan bencana, sesuai dengan minat dan kemampuan masing masing.
“Kegiatan ini diikuti sebanyak 96 orang peserta dan merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilaksanakan tahap latihan dasar (Diklatsar) saka wira kartika yang telah dilaksanakan pada waktu yang lalu, dengan tujuan agar setiap individu memiliki kemampuan lebih, sebagai syarat kecakapan khusus yang dimiliki oleh setiap insan pramuka, khususnya peserta yang sudah menjadi anggota saka wira kartika,” ucapnya.
Kak Dedi menambakan, latihan ini diharapkan akan semakin mendorong membentuk dan membina, sebagai generasi penerus pemegang estafet pemimpin pemimpin bangsa dimasa depan, sehingga mempunyai kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan pekerja keras. Serta menjadi manusia manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang tangguh, terampil dan berpengatahuan, sehat dan kuat jasmani serta memiliki kesetiakawanan yang tinggi.
“Melalui kegiatan diklat krida ini, kita gelorakan kembali semangat perjuangan, semangat bekerja keras dengan menauladani para pahlawan pendahulu kita,kita harus sadar bahwa kemerdekaan yang kita peroleh ini, diperjuangkan dengan tetesan darah dan air mata. Oleh karenanya sebagai generasi penerus, segenap anggota pramuka bersama-sama seluruh komponen bangsa lainnya di tanah air, berkewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan kegiatan yang konstruktif dan bermamfaat,” tambahnya.
Menurutnya, gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter bangsa bagi generasi muda. Gerakan pramuka hendaknya menjadi pelopor dalam membudayakan diri, senang bekerja keras serta cerdas dan ikhlas. Tumbuhkan terus semangat bela negara, utamakan program dan kegiatan untuk menyuburkan jiwa semangat patriotisme.
“Utamakan kepentingan bangsa dan negara diatas segalanya. Kokohkan persatuan dan kesatuan Bangsa. Amalkan Satya dan Dharma Pramuka sebagai modal memupuk jiwa pramuka yang semangat, tekad, kode etik serta pesan pesan moral dan spiritual yang bukan saja untuk dijunjung tinggi,melainkan wajib dilaksanakan dan diamalkan,” pungkasnya. (ESH).







