Sambangi Madrasah Terdampak Bencana di MAN 1 Sumedang, Kakanwil Jabar Sampaikan Empati

FAJARNUSANTARA.COM, Cimalaka – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman, S.Ag., M.SI bersama jajaran yang di damping oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Hamzah Rukmana, S.Ag., MA serta Kasie Madrasah Kemenag Sumedang DR Dadan Rahadian, M.Si, kunjungi Madrasah terdampak langsung bencana banjir roboh TPT (Tembok Penahan Tanah) Pagar MAN 1 Sumedang. Rabu (17/12/2025).
Saat berada di robohnya TPT Pagar Madrasah MAN 1 Sumedang, Kakanwil Dudu Rohman menyampaikan, kami datang ke tempat ini (MAN 1 Sumedang) bukan untuk melihat kesengsaraan dan kedukaan warga madrasah, namun kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah saudara dekat yang turut berempati atas apa yang terjadi. Semoga kunjungan kami ini bisa menjadi penyemangat bagi civitas madrasah, khususnya yang terdampak secara langsung dengan bencana tersebut,” tutur Dudu.
“Musibah seperti yang terjadi di sini ini bisa terjadi di mana pun dan kapan pun, sehingganya itu kita sebagai sesama anak bangsa harus bisa saling menguatkan dan memberikan semangat untuk tetap terus meningkatkan prestasinya menuju madrasah hebat bermartabat menuju madrasah berkelas dunia,” tandasnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kementerian Agama Kabupaten Sumedang Hamzah Rukmana saat mendampingi Kakanwil Kemenag Jabar saya berharap civitas madrasah MAN 1 Sumedang bisa bersama-sama memajukan dunia pendidikan walaupun berada di tengah terpaan musibah baik bencana alam maupun bencana non alam,”Jelasnya.
Ditempat yang sama Abdul Haris Kepala MAN 1 Sumedang menambahkan, ucapan Syukur dan terima kasih kepada Kakanwi Kemenag Jabar dan Kepala Kantor Kemenag Sumedang yang telah hadir serta jajarannya yang secara langsung dan memberikan support kepada kami.
Tembok pagar roboh dipicu oleh curahan hujan deras, dan juga dipicu oleh drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air, sehingganya air yang deras tersebut meluap dan menyebabkan tembok pagar Madrasah roboh.
Tembok pagar itu roboh karena sudah tua dan sudah beberapa kali diterjang banjir, sehingganya kekuatan tembok itu tidak mampu lagi menahan arus air yang sangat deras, maka terjadilah banjir di sekitar area Madrasah ini,” Pungkasnya.***







