DaerahPemerintahan

Pemdes Tanjungsari Fokuskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Desa

FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Desa Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, memfokuskan program kerja tahunannya pada penguatan ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur desa. Seluruh program tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil musyawarah dusun (musdus) dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa.

Kepala Desa Tanjungsari, Ery, mengatakan pemerintah desa menjalankan seluruh program berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat yang telah dibahas melalui musdus dan musrenbang. Salah satu program prioritas adalah ketahanan pangan yang dialokasikan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga :  Petani Tembakau Sumedang Nikmati Manfaat Ganda Bantuan Domba dari DBHCHT

“Apa yang kita kerjakan selama satu tahun dilaksanakan sesuai dengan musdus dan musrenbang, yaitu tentang program ketahanan pangan yang dialokasikan ke BUMDes, seperti ternak puyuh dan ternak domba,” kata Ery saat ditemui di Tanjungsari.

Selain ketahanan pangan, Pemerintah Desa Tanjungsari juga menyalurkan berbagai program insentif bagi perangkat kewilayahan. Program insentif tersebut menyasar ketua RT dan RW sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah.

Baca Juga :  Perkuat Soliditas Organisasi, FTBM Kabupaten Sumedang Gelar Rapat Koordinasi

“Untuk program-program insentif RT dan RW sudah kita salurkan,” ujar Ery.

Di sektor pembangunan, Pemdes Tanjungsari telah menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur desa, terutama perbaikan jalan lingkungan.

Meski demikian, Ery mengakui belum seluruh rencana pembangunan dapat dilaksanakan dalam satu tahun anggaran.

“Program pembangunan infrastruktur seperti penghotmikan jalan juga sudah kita selesaikan, walaupun belum semuanya terlaksana. Tapi akan kita laksanakan secara keseluruhan secara bertahap,” katanya.

Baca Juga :  Pemdes Hegarmanah Genjot Pembangunan Jalan untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Ery menuturkan, salah satu kendala utama yang masih dihadapi Pemerintah Desa Tanjungsari adalah kondisi saluran irigasi dan drainase yang belum optimal. Masalah tersebut kerap muncul saat intensitas hujan tinggi.

“Sedikit kendala bagi kami yakni masih banyak saluran irigasi yang belum maksimal. Jadi ketika intensitas hujan cukup tinggi, air tidak tertampung di drainase dan bisa mengakibatkan air meluap ke jalan,” ujar Ery.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button