PD Pemuda Muhammadiyah Sumedang Gelar NGEMIL (Ngerumpi Millenial) Catatan Akhir Tahun 2021

TalkShow Kebangsaan dengan konsep NGEMIL (Ngerumpi Mellenial) bertema “Selalu Kreatif & Relevan Dengan Zaman” yang bertempat di Auditorium Madrasah Aliyah Muhammadiyah Tanjungsari, di ikuti 40 peserta perwakilan dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sumedang barat yaitu Pamulihan, Sukasari, Cimanggung, Jatinangor, Tanjungsari, dari unsur IPM, IMM, NA, HW, Tapak suci dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (30/12/2021).
Dalam pemaparannya sebagai narasumber Dr. H. Dudi Supardi, S.T, M.M menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah wajib seirama dengan perkembangan zaman namun tetap tidak meninggalkan jatidirinya,

“Pemuda Muhammadiyah selain handal dalam seni, terampil dalam usaha dan siap untuk berpolitik maupun dakwah harus senantiasi mengikuti juga perkembangan zaman. Dengan seirama dengan perkembangan zaman kita bisa memiliki lebih banyak keterampilan, pengetahuan dan relasi sehingga nilai kebermanfaatan kita kepada masyarakat bisa jauh lebih maksimal.” Jelasnya.
Riki Kuswandi, bendahara umum PDPM Sumedang yang hadir juga sebagai narasumber menambahkan tentang keikutsertaan pemuda dalam pengambilan kebijakan publik,
“Sebagai generasi penerus bangsa, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu melanjutkan kepemimpinan negara, sebagai negarawan. Banyak kesempatan yang memang sebetulnya itu ada, namun terkadang dikarenakan arah fokus generasi mellenial berbeda, membuat estafet kepemimpinan perlu ditingkatkan. Kesempatan untuk menjadi bagian dalam pengambilan kebijkan publik wajib menjadi saah satu prioritas kita dalam berkarya sebagai Pemuda Muhamamdiyah di masyarakat.” Tuturnya.
Bachrudin menambahkan, sebagai Pemuda Muhammadiyah Sumedang diakhir sesi seminar berpesan kepada para pemuda untuk terus menggali potensi dan keterampilan melalui berbagai cara yang kreatif dan inovatif,
“Bukan sekedar motivasi, tapi saya mengajak kepada para pemuda untuk belajar tentang seni secara seutuhnya. Seni bukan sekedar haha dan hihi, Tapi ada pesan yang di bangun dari misi dari hati. Kita akan bersenang senang dengan seni yg ter arah. Bukan sekedar seni yg senang senang tanpa arah. Kita akan tau seni yg sesungguhnya. dari seni dan dakwahnya, maka berkaryalah karena itu adalah dakwah mu.
Koordinator teknis acara Ahmad Rohmadnudin yang juga Wadan Kokam Sumedang berharap acara ini bisa membantu adik-adik generasi millenial untuk berperan aktif berkarya sesuai koridor muhammdiyah untuk bisa bermanfaat khsusunya untuk diri sendiri dan umumnya untuk orang-orang disekitarnya,
” Saya berharap adik-adik generasi millenial pemuda muhammdiyah bisa beradaptasi secara cepat dengan serta mengambil peran dalam mewarnai corak kehidupan dalam segala aspek baik sosial, ekonomi, budaya maupun politik, harus berperan aktif bangkit untuk membawa perubahan ke arah yang positif dalam kehidupan masyarakat. Dalam mengaktualisasikan diri, generasi millenial muhammadiyah tetap harus memiliki rambu-rambu nilai keimanan dan ke Islaman, sehingga tetap menjadi generasi millenial muslim yang berkarakter, dan bisa menjadi solusi dari berbagai persoalan yang dialami bangsa saat ini.” Pungkasnya.







