Feature

Mampu Mengolah Bambu Menjadi Dudukan Lampu, Dedew Dibanjiri Pesanan

FAJARNUSANTARA. COM, SUMEDANG
Ditengah kondisi sulit perekonomian karena adanya wabah Covid-19, masyarakat dituntut untuk berkreasi, berinovasi memperbaiki kehidupannya agar tidak semakin terpuruk.

Berawal dari iseng utak-atik bambu membuat dudukan lampu hingga menjadi motif yang indah, kini warga desa Cisarua Dusun Gelembung Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang dapat menghasilkan jutaan rupiah.

Baca Juga :  Berbagi Cahaya, Komitmen PLN Hadirkan Energi Berkeadilan bagi Warga Prasejahtera di Sumedang

Dedew Heryana pembuat dudukan lampu mengaku profesi membuat dudukan lampu sudah ditekuninya sejak enam bulan lalu.

“Awalnga hanya beberapa sample saja yang dibuat, dan Alhamdulillah walaupun hanya sedikit, namun sudah laku terjual,” ucapnya.

Kerajinan berbahan Bambu dengan motif beraneka diterapkan dalam dudukan lampu itu, dibuat menggunakan bambu yang bagus yakni bambu Wulung.

Baca Juga :  Juicy Luicy dan Harra Guncang Panggung Awani Studento Festival 2025 di Tengah Hujan Rintik Rintik

“Setelah semuanya dimotif, kita haluskan dengan menggunakan ampelas lalu dipasangkan dengan menggunakan lem sampai kering,” tambahnya.

Ia mengaku, kendala dalam pembuatan yang dihadapi selama ini yakni kurangnya peralatan yang modern, sehingga menghambat proses pembuatan.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Tanjungsari, Puluhan Rumah Warga Rusak

“Untuk membuat dudukan lampu dari awal sampai jadi, bisa memakan waktu tiga hari dengan harga satuan Rp300 ribu sampai Rp350 ribu,” katanya.

Meski awalnya cuma iseng iseng saja, kata ia, banyak yang berminat dan sampai sekarang banyak permintaan. (ESH).

 

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button