DaerahPolitik

LS Vinus Sumedang, Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilkada 2024

FAJARNUSANTARA. COM, Sumedang – KPU Kabupaten Sumedang resmi menetapkan 894.295 Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka yang digelar di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kamis (19/9/2024).

Dalam rapat pleno tersebut, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumedang, Asep Wawan, menyampaikan bahwa DPT terdiri dari 447.424 pemilih laki-laki dan 446.871 pemilih perempuan. Sebanyak 2012 Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disediakan, termasuk 1 TPS khusus di Lapas Kelas IIB Sumedang, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Mudah-mudahan tidak ada perubahan seperti di Pemilu 2024, sekali ditetapkan sudah. Tidak seperti di Pemilu 2019 yang ada DPTHP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan),” ujar Asep Wawan.

Photo : Istimewa

Rapat Pleno ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Komisioner KPU Sumedang, Bawaslu Sumedang, partai politik, Pemantau Pemilu Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Sumedang. Penetapan ini diharapkan berjalan lancar dan menjadi langkah awal menuju pemilihan yang aman dan kondusif di Sumedang,” Jelasnya.

Ditempat terpisah Dodi Partawijaya Korja Pemantau LS Vinus Sumedang
berharap kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bekerja sebaik mungkin.

“Data pemilih adalah data yang sangat krusial karena akan menentukan konversi suara menjadi pemenang dalam Pilkada serentak. Penyelenggara pemilu memiliki peran yang sangat strategis dalam melahirkan pemimpin masa depan dan salah satunya untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045”, jelas Dodi.

Dodii juga berpesan dalam tahapan Pilkada 2024 seluruh ASN, TNI dan Polri harus netral dan bekerja sesuai koridor hukum yang berlaku, serta berharap agar seluruh komponen masyarakat ikut terlibat aktif dalam menjaga serta mengedepankan persatuan dan kesatuan guna menghindari polarisasi negatif di masyarakat yang tentunya akan merugikan semua, ” Pungkasnya.**

Dodi Partawijaya

Dodi Partawijaya aktif sebagai seorang jurnalis dimulai sejak berdirinya Fajar Nusantara. Selain aktif di dunia jurnalis, Dodi juga aktif di ormas kepemudaan Islam dan juga berbagai organisasi lainnya. Jaringannya yang luas, membuatnya mampu berkontribusi untuk memberika ide dan gagasan melalui tulisan di Fajar Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button