Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah di Sumedang, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

FAJARNUSANTARA.COM,- Kebakaran hebat menghanguskan rumah semi permanen berukuran 4×11 meter di Dusun Cibulakan Kidul Rt.02 Rw.15 Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan, kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik.
Rumah tersebut dimiliki oleh Bapak Memed, seorang karyawan swasta berusia 60 tahun yang tinggal bersama istrinya, Ibu Yoyoh (55 tahun), dan cucunya, Selvi (11 tahun). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Sumedang AKBP. Indra Setiawan melalui Kapolsek Cimanggung Kompol Karyaman D bersama Bhabinkamtibmas Desa Sindanggalih Aipda Anhar.
Dikatakannya, Api yang bermula sekitar pukul 19.30 WIB berhasil dipadamkan oleh warga setempat pada pukul 21.00 WIB dengan menggunakan alat seadanya, dibantu oleh 1 unit pemadam dari Tanjung Sari. Meski begitu, rumah semi permanen tersebut tak bisa diselamatkan dan mengalami kerugian yang belum dapat ditaksir.
“Beberapa langkah telah dilakukan untuk menangani kebakaran ini, di antaranya menerima laporan, mendatangi tempat kejadian, melokalisir area untuk meminimalisir kerugian lebih lanjut, serta bersama-sama warga mengevakuasi barang yang masih dapat diselamatkan. Selain itu, warga juga turut membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” urainya.
Ia menuturkan, Para saksi bernama Ibu Yoyoh dan Selvi, telah memberikan keterangan mengenai kronologis kejadian tersebut. Keduanya tinggal di Dusun Cibulakan Rt 02 Rw 15 Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.
Pihak berwenang juga menghimbau kepada seluruh warga agar selalu melakukan pengecekan dan pemeliharaan terhadap instalasi listrik yang digunakan guna mencegah kejadian serupa. Upaya-upaya pemadaman dan evakuasi berjalan dengan aman.
“Kami terus mengikuti perkembangan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran ini. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran,” pungkasnya.







