AgamaDaerahPemerintahan

Kali ini, 80 JPT Sumedang Berguru Akhlak di Pesantren Kilat Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah

FAJARNUSANTARA.COM– Para Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumedang turut serta dalam Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, (9/9/2023).

Kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Penguatan Integritas Pemerintah Daerah Melalui Pesantren Kilat Bagi Aparatur Negara” ini akan berlangsung hingga Minggu (15/2/2023).

Dalam amanatnya saat pembukaan Pesantren Kilat ini, Bupati Sumedang Hm Dony Ahmad Munir menyampaikan harapannya agar setiap kepala perangkat tidak hanya menjalankan tugas kedinasan, melainkan juga menjalankan tugas dengan niat ibadah.

Baca Juga :  Sekda Sumedang Apresiasi Kontribusi Praja IPDN dalam Program Desa Cantik dan Bebas Sampah

Bupati Dony mengungkapkan keyakinannya bahwa niat baik akan membawa berkah dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

“Melalui pelaksanaan Pesantren Kilat ini, para kepala perangkat daerah dapat bersikap jujur, adil, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ia menegaskan bahwa posisi mereka di pemerintahan adalah sebagai pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Dony menjelaskan bahwa pelaksanaan Pesantren Kilat ini bertujuan untuk membentuk karakter yang berkaitan dengan perilaku dan akhlak yang didasari nilai-nilai agama. Pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan intelektual dan emosional mereka.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

“Pembentukan karakter dan akhlak ini akan memberikan dasar bagi kepala perangkat daerah dalam menjalankan tugas mereka dengan hati yang tulus,” tandasnya.

Sementara itu Ate Hadan Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari visi misi Bupati Sumedang yang mengedepankan aspek agamis, akhlak, dan profesionalisme aparatur pemerintah.

Baca Juga :  Musyawarah Tiga Desa Bahas Banjir Jatinangor Lead Makalah

“Pesantren Kilat ini diikuti oleh 80 orang, termasuk empat orang dari Forkopimda serta perwakilan dari unsur TNI-POLRI,” ujarnya.

Diketahui, para peserta nampak antusias mengikuti kegiatan ini yang akan berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini mencakup pembukaan, materi dari Abuya, sambutan dari Bupati Sumedang, serta sholat tahajud bersama sebagai rangkaian acara.

“Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat integritas pemerintah daerah Sumedang dalam menjalankan tugas mereka,” pungkasnya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button