Jelang Pilkada 2024, PLN Jabar Siagakan Ribuan Personel untuk Pastikan Pasokan Listrik

FAJARNUSANTARA.COM- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, PT PLN (Persero) Unit Distribusi Jawa Barat (PLN UID Jabar) telah menyiapkan 4.138 personel yang terdiri dari 266 petugas siaga posko, 131 personel PDKB TM, dan 3.641 personel Yantek.
Para personel ini ditempatkan di 318 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama seluruh tahapan Pilkada.
“PLN UID Jabar telah bersiap baik dari segi personel, peralatan pendukung, maupun fasilitas kelistrikan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan listrik selama proses Pemilu agar masyarakat dapat melaksanakan pemilu dengan lancar, aman, dan nyaman,” ujar Agung Murdifi, General Manager PLN UID Jabar.
Agung menjelaskan bahwa personel dan infrastruktur pendukung disiagakan di lokasi-lokasi prioritas, termasuk KPU Provinsi, 27 KPU Kota/Kabupaten, Bawaslu Provinsi, serta 27 Bawaslu Kota/Kabupaten.
“Dengan kesiapsiagaan petugas 24 jam, diharapkan dapat mengantisipasi percepatan pemulihan jika terjadi gangguan jaringan yang tidak terduga,” katanya.
Untuk mendukung tugas tersebut, PLN telah menyiapkan berbagai alat pendukung seperti UPS (20 unit), UGB (156 unit), genset (98 unit), dan berbagai peralatan lain yang siap digunakan.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile.
PLN tidak hanya memastikan kesiapan internal tetapi juga melakukan koordinasi dengan KPU, Bawaslu, dan pihak terkait lainnya.
Bahkan, dua hari menjelang Pilkada, Agung langsung mengecek keandalan listrik di TPS 08 Desa Bojongkoneng, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, yang menjadi lokasi Presiden RI Prabowo Subianto akan memberikan suaranya.
“Kami sudah mengecek langsung kesiapan petugas PLN dan infrastruktur kelistrikan di lokasi TPS 08 Bojongkoneng Bogor, lokasi Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menyoblos,” jelas Agung.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menegaskan pentingnya keandalan listrik selama proses Pilkada.
“Kami minta pada saat proses perhitungan dan lain-lain jangan ada shutdown terutama di daerah tertentu yang rawan gangguan. Backup generator harus stand by karena proses pemilihan tidak boleh berhenti hanya karena tidak ada listrik,” ujar Dede dalam Rapat Konsolidasi Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Serentak di Bogor pada 24 November 2024.
Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, turut mengapresiasi kesiapan PLN dalam mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024.
“Suksesnya Pilkada Serentak 2024 seiring dengan sinergitas bersama untuk membangun negeri. KPU Melayani, PLN Menerangi Negeri,” ungkapnya.
Agung menegaskan bahwa PLN UID Jabar berkomitmen penuh untuk memastikan keandalan listrik selama proses Pilkada.
“Kami siap mendukung pesta demokrasi ini, baik dari segi teknis maupun koordinasi dengan semua pihak terkait,” pungkasnya.**







