PemerintahanPendidikan

IPI Garut Dorong Pendidikan Berkualitas di Kabupaten Garut

FAJARNUSANTARA.COM- Dewan Pendidikan Kabupaten Garut bekerjasama dengan Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menyelenggarakan Program Talkshow Forum Komunikasi dan Solusi (FOKUS) Vol. 26 Radio Intan Streaming pada Kamis (2/11/2023).

Program Talkshow FOKUS Vol. 26 mengangkat tema “Peranan Pendidikan Tinggi dalam Menyiapkan Calon Guru di Kabupaten Garut” dan menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Wakil Rektor I IPI Garut Bidang Akademik dan Kerja Sama, Abdul Hasim, Wakil Rektor III IPI Garut Bidang Kemahasiswaan, Endang Dimyati, serta perwakilan Dewan Pendidikan Garut, Imam Tamamu Taufiq.

Imam Tamamu Taufiq dari Dewan Pendidikan Kabupaten Garut menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan guru berkualitas di Indonesia.

Ia juga menekankan perlunya pemerintah memberikan status yang jelas kepada guru, baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kami bersyukur Dewan Pendidikan juga pihak Diskominfo ya, dalam hal ini Radio Intan, sehingga publik bisa mengetahui, memahami betapa pentingnya perguruan tinggi ini, di samping dirinya meng upgrade untuk lebih baik lagi, lebih baik lagi, dan alhamdulillah pengakuannya sekarang udah go international khususnya IPI ya,” ujarnya.

Tentang kualitas guru di Kabupaten Garut, Taufiq menilai bahwa sudah cukup baik, tetapi menekankan pentingnya kemampuan guru untuk mengatasi permasalahan seperti perundungan di lingkungan pendidikan.

Ia berharap guru di Kabupaten Garut dapat menjadi “murobbi”, yaitu mendidik warga Kabupaten Garut menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.

Menurut Taufiq, pemerintah memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan guru, terutama bagi guru honorer yang sering menghadapi kendala dalam memperoleh hak-hak mereka.

Abdul Hasim, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama IPI Garut, menjelaskan tekad IPI Garut untuk menghasilkan lulusan calon guru dengan kualifikasi handal.

IPI Garut fokus pada peningkatan kompetensi guru melalui Program Lapangan Persekolahan (PLP) dan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi informasi.

Hasim menyoroti persyaratan menjadi guru saat ini, di mana lulusan S1 juga harus melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG).

IPI Garut telah berkonsorsium dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk menyelenggarakan program PPG.

Ia menegaskan pentingnya kontribusi pendidikan terhadap kemajuan negara dan berharap sektor pendidikan dapat mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak, salah satunya yaitu melalui upaya memuliakan para guru dengan status yang jelas.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IPI Garut, Endang Dimyati, menekankan upaya lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualifikasi dosen dan kurikulum.

Program seperti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga dilaksanakan untuk menghasilkan mahasiswa berkualitas.

Dimyati juga menyoroti program pertukaran mahasiswa antar kampus, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

IPI Garut berkomitmen untuk terus berperan dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman.(smbs)**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button