Herman Suryatman: Inflasi Sumedang Turun Minus 0,01 Persen
FAJARNUSANTARA.COM- Pj. Bupati Sumedang, Drs Herman Suryatman, menyampaikan bahwa pengendalian inflasi di Sumedang terus menunjukkan penurunan yang signifikan. Senin 18 Desember 2023.
Data terbaru per 18 Desember menunjukkan angka minus 0,01 persen, menurun dari 2 hingga 3 persen pada November. Hal ini mencerminkan kesuksesan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Herman menyebut bahwa peningkatan pengendalian inflasi berdampak positif pada daya beli masyarakat, didukung oleh ketersediaan stok barang yang mencukupi dan harga-harga kebutuhan pokok yang stabil.
Rapat koordinasi di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor pada hari Senin melibatkan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan instansi terkait.
Herman menjelaskan bahwa fokus rapat adalah meningkatkan kinerja pengendalian inflasi di wilayah Sumedang, karena pengendalian inflasi memiliki dampak langsung pada harga-harga dan stabilitas pasokan.
Dalam konteks ini, Herman menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya untuk menjaga stabilitas harga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Salah satu langkah proaktif yang diambil Sumedang adalah melalui sistem informasi perdagangan (Sindang), memungkinkan masyarakat mengakses informasi harga dan ketersediaan pasokan secara real-time,” ujarnya.
Hal ini dianggap sebagai langkah transparan dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Herman menegaskan bahwa stok barang komoditas sembako menjelang libur Natal dan tahun baru saat ini aman dan terkendali.
“Indeks perkembangan harga yang berada di angka 0,01 menunjukkan stabilitas harga yang baik, dengan tim pengendali inflasi siap mengambil tindakan proaktif untuk mencegah potensi kenaikan harga,” tambahnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat, Moch Yusuf, memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengendalian inflasi di Sumedang.
“Sumedang dinilai sudah mencapai pencapaian yang baik, seiring dengan tren menurunnya indeks harga konsumen di Jawa Barat,” katanya.
Kendati demikian, Pengendalian inflasi yang efektif diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Sumedang, menjaga daya beli, dan mengurangi tingkat kemiskinan.
“Sumedang terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi demi kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya.***






