GNN Dukung Penuh Penanaman Pohon di Desa Mulyasari, Kadishut Jabar Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan
FAJARNUSANTARA.COM- Pelaksanaan Penanaman Pohon di Tanah Kas Desa Mulyasari Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, sukses digelar penuh dengan rasa kebersamaan.
Nampak Forkopimcam dan Sejumlah Stakeholder berikut Gelap Nyawang Nusantara didukung Penuh Kejaksaan Negeri Sumedang serta Dishut Provinsi Jawa Barat menyatu menjadi satu bergerak menanam pohon.
Sementara menurut Pembina Gelap Nyawang Nusantara (GNN) Asep Riyadi didampingi Anwar Hidayat dan Ketua Yayasan Ibu Djati mengatakan. Jum’at 12 Januari 2024.

Dikatakannya bahwa, Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk memanfaatkan fungsi Tanah Kas Desa (TKD), sekaligus kedepannya bisa dijadikan Obyek Kawasan Agro Wisata dalam mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pemulihan fungsi lahan dan lingkungan.
Dalam konteks ini, pihaknya juga mengajak Kejaksaan Negeri Sumedang serta Dishut Jabar dan yang lainya, dapat menjadi mitra yang solid untuk Pemerintahan Desa Mulyasarinya.
“Penanaman tanaman produktif jenis Lengkeng sebanyak 600 batang, yang akan tersebar di luasan lahan TKD seluas 5 hektar. Selain itu, jenis tanaman seperti Durian, Alpukat, dan Petai sebanyak 100 batang akan ditanam di TKD berbeda seluas 1 hektar,” tambahnya.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif dalam upaya bersama untuk mencapai tujuan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, serta pelestarian lingkungan.
Dengan adanya acara ini, dapat terbentuk kerjasama yang berkesinambungan dalam mendukung pemulihan fungsi lahan serta lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Dodit Ardian, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala cabang, anggota Polsek, perwakilan kepala desa, tokoh masyarakat, dan pecinta lingkungan, untuk turut serta dalam kegiatan penanaman pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Hari ini kita bersama-sama melakukan penanaman sebagai bentuk imbauan bagi yang lainya,” ucap Dodit Ardian.
Kadishut Jabar menyoroti bahwa saat ini musim hujan sedang mencapai puncaknya setelah kemarau yang panjang. Oleh karena itu, bulan ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk melakukan penanaman sebagai upaya menjaga air dan lingkungan.
“Metode alami yang sangat penting untuk menjaga air di dalam tanah adalah dengan menanam pohon dan merawatnya. Oleh karena itu, kita semua sebagai masyarakat hari ini disebut sebagai rimbawan,” tambahnya.
Dodit Ardian juga menyemangati semua pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa hari ini mereka adalah bagian dari ikhtiar untuk menjaga lingkungan sekitar kita.
Dalam suasana penuh semangat, beliau menyebut, Hutan Lestari masyarakat sejahtera, ini adalah sebagai bentuk ikhtiar kita bersama
“Keberhasilan dalam menjaga hutan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. masyarakat sejahtera, jaya, jaya, jaya!,” seru Dodit Ardian mengakhiri sambutannya.**







