Gerakan ASN Bergerak, Inovasi Bupati Sumedang Dorong Gaya Hidup Sehat Aparatur

FAJARNUSANTARA.COM– Bupati Sumedang meluncurkan program Gerakan ASN Bergerak untuk Sumedang Berdampak sebagai upaya mendorong gaya hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Program tersebut diperkenalkan melalui fitur baru Step Tracker pada aplikasi Whatsapp e-Office Sumedang yang bertujuan meningkatkan aktivitas fisik ASN sekaligus mendukung produktivitas kerja.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meluncurkan inovasi Gerakan ASN Bergerak untuk Sumedang Berdampak melalui fitur Step Tracker pada aplikasi Whatsapp e-Office Sumedang di Pendopo PPS, Sabtu (14/3/2026). Program tersebut bertujuan mendorong aparatur sipil negara agar lebih aktif bergerak sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Peluncuran program ini berangkat dari hasil survei internasional yang menunjukkan rendahnya aktivitas fisik masyarakat Indonesia. Dalam studi yang melibatkan lebih dari 700 ribu responden dari 111 negara, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah langkah kaki paling sedikit di dunia. Rata-rata masyarakat Indonesia hanya berjalan sekitar 3.513 langkah per hari.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang mencoba menghadirkan inovasi yang memadukan teknologi dengan kebijakan kesehatan bagi ASN.
Bupati Dony mengatakan, program ini diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan pemerintahan.
“Melalui inovasi ini, ASN diharapkan lebih aktif bergerak dan menjadikan berjalan kaki sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” kata Dony saat peluncuran program.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan individu, tetapi juga berdampak pada produktivitas kerja aparatur dalam melayani masyarakat.
“Kebijakan ini untuk kesehatan, produktivitas, untuk kemajuan Sumedang, dan pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat Sumedang,” ujarnya.
Dony menambahkan, fitur Step Tracker dalam aplikasi e-Office bukanlah tujuan utama dari kebijakan tersebut, melainkan alat pendukung untuk mencapai sasaran yang lebih besar.
“Fitur terbaru di e-Office ini adalah instrumen atau tujuan perantara. Ultimate goal-nya adalah rakyat sejahtera, rakyat terlayani dan terlindungi, serta Sumedang maju dengan program kebijakan yang tepat,” katanya.
Ia berharap penggunaan aplikasi tersebut tidak hanya menjadi kewajiban administratif, melainkan berkembang menjadi kesadaran kolektif ASN untuk menjaga kesehatan.
“Saya berharap aplikasi bergerak ini menjadi kebutuhan, bukan keterpaksaan. ASN harus sadar bahwa kesehatan itu penting, dan salah satu caranya adalah dengan bergerak—berjalan, berlari, atau jogging,” kata Dony.
Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan terciptanya budaya hidup sehat di kalangan aparatur pemerintahan yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja pelayanan publik.**







