Eka Ganjar Kurniawan Ungkap Rencana Spektakuler Pencegahan Bullying di Sekolah

FAJARNUSANTARA.COM- Maraknya Kasus Bullying di Sekolah berbagai upaya dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, supaya dapat meminimalisir kejadian khususnya di Sumedang.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, menjelaskan upaya pencegahan tindakan kekerasan dan intoleransi di sekolah. Minggu Sabtu 14 Oktober 2023.
Mereka telah menjalin kemitraan dengan Kejaksaan Negeri Sumedang, yang mengimplementasikan program “Jaksa Masuk Sekolah. Pada hari Rabu, 11 Oktober 2023, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tanjungsari.
Salah satu langkah konkret dalam pencegahan perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi adalah pembentukan Satgas Penanggulangan Pencegahan Kekerasan di tingkat Kabupaten, yang melibatkan berbagai OPD terkait dengan perlindungan anak.
Eka Ganjar Kurniawan menyampaikan, pihaknya, akan membentuk TP2K (Tim Penanggulangan dan Pencegahan Kekerasan) di tingkat sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan dan tindakan preventif terhadap perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual.”
“Satgas di sekolah bertugas membentuk tim penanggulangan dan pencegahan kekerasan di setiap sekolah. Satgas ini terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Komisi Perlindungan Anak, dan TP2TPA,” ujarnya.
Eka Ganjar Kurniawan menghkmbau kepada para orang tua siswa agar aktif dalam mendukung anak-anak, karena pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan teman-teman sekolah.
“Komunikasi efektif antara sekolah, orang tua, dan siswa sangat penting,” tandasnya
Lebih lanjut Eka menyampaikan bahwa dalam penanganan kejadian perundungan, intoleransi, atau kekerasan seksual di sekolah, mereka akan mengacu pada aturan yang berlaku.
“Tujuan utama adalah memberikan pemahaman kepada anak-anak, serta rehabilitasi, sehingga masa depan mereka lebih baik,” imbuhnya.
Sementara itu, lanjut Eka jumlah sekolah di Sumedang cukup signifikan, dengan sekitar 600 ribu siswa di tingkat SD dan 127 sekolah SMP, baik negeri maupun swasta.
“Langkah-langkah ini diambil dalam rangka menjaga keamanan dan kesejahteraan siswa di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.***







