DaerahPendidikan

Disdik Sumedang Rencanakan KBM Tatap Muka pada Januari 2021

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, hingga kini baru melakukan ujicoba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk dua sekolah di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Yakni di SMAN Tanjungkerta dan MA Al-Mustofa yang berada di Kecamatan Pamulihan.

Namun begitu, hingga kini belum ada putusan lanjutan. Apakah akan semua jenjang SMA melakukan KBM tatap muka atau pun tidak. Sebab bila merajuk pada surat keputusan bersama (SKB) empat Kementerian RI, KBM tatap muka boleh dilakukan untuk zona kuning dan hijau. Dan itu juga, diputuskan kembali ke gugus tugas di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Ini Kronologi Kecelakaan Maut Bus Wisatawan Asal Jatinangor yang Menewaskan 4 Orang

Sementara untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Sumedang, hingga kini terus dijakaji. Dan informasinya, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang mulai membuat rencana untuk KBM tatap muka yang dimungkinkan dimulai pada Januari 2021.

Seperti dikatakan Kabid Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan kepada wartawan, Senin (2/11). Menurutnya, hal itu baru sebatas pertimbangan dan harus melihat kondisi perkembangan covid-19 di kota tahu itu.

Baca Juga :  Beberapa Strategi Baznas Sumedang Dalam Mengelola, Membagikan Dana Zakat

“Target paling dekat untuk pembelajaran tatap muka ini, dimungkinkan berlangsung pada Januari 2021. Tapi tetap melihat kondisi dan situasi dari sekarang. Dan rencana Januari itu baru sebatas pertimbangan untuk jenjang pendidikan SD dan SMP,” katanya.

Menurutnya, bila dapat dilangsungkan KBM tatap muka di awal Tahun 2021, teknisnya tidak akan dilangsungkan secara bersamaan. Dimana untuk tingkat SMP, akan dilakukan percobaan dan bila memungkinkan dilakukan, dilanjutkan ke tingkat SD.

Baca Juga :  Bus Wisatawan Asal Jatinangor Masuk Jurang di Tasikmalaya, 4 Orang Meninggal Dunia

“Itu tidak bisa dilakukan bersama. Kita lihat dulu untuk SMP, apakah stabil dan bagus. Baru nantinya diteruskan lagi ke jenjang yang lebih bawahnya,” sebutnya.

Namun begitu, dari saat ini pun, pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pihak sekolah  untuk penyediaan standar protokol kesehatan. Seperti penyediaan tempat mencuci tangan menggunakan sabun dan juga penyediaan masker. Sehingga bila KBM dapat dilangsungkan pada Januari 2021, sekolah sudah siap. (**)

Selengkapnya
Back to top button