Direktorat Perlindungan Holtikultura Ungkap Rencana Pengembangan Holtikultura di Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM- Dr.Jefri Hendra Direktorat perlindungan holtikultura mengatakan bahwa
Program pengembangan Holtikultura pada program untuk lahan kering dimana kita tahu jika lahan di Seluruh Indonesia lahan keringnya kurang lebih hampir 5,7 juta hektar. Kemarin 2 Kamis 2024, di Aula IPP Kabupaten Sumedang.
“Sehingga hal itu akan terjadinya menurunkan produktivitas yang rensah hampir seluruh kegiatan petani relatif tidak menghasilkan yang maksimal maka, melalui program ADDV ini kita akan coba mengangkatkan potensi lahan kering menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kebutuhan kedepannya,” ujarnya.
Jefri menuturkan bahwa, pertemuan ini kita tidak berbicara tentang bantuan tapi kita berbicara masalah kebutuhan, apa yang diingkan dan dibutuhkan para petani kita akan kombinasikan, kolaborasikan dengan Pemda yang nantinya akan terwujud dan sasaran akhirnya adalah bagaimana marketnya itu sendiri, dengan harga yang mungkin sudah disepakati sehingga tidak terjadi kenaikan dan penurunan harga yang stagnan
Dikatakan Jefri, hal ini akan terus kita upayakan menyangkut dengan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan segala sesuatunya, termasuk tentang permasalahan lahannya, budidaya dan penanggulangan hama penyakit, kita akan akan berusaha yang maksimal
“Karena di Sumedang ini para Petaninya sangat luar biasa pembangunan dan pemberdayaannya, karena kita juga akan merekrut warga yang potensial, karena kita punya target ekspor, jika semuanya berjalan sebagaimana mestinya, akan terjadj peningkatan pendapatan petani. Paling utama dan kata kuncinya yakni keberlanjutan bukan hanya sekedar ekspor tapi keberlanjutan bagaimana usaha ini bisa tumbuh dan bagus, kemudian tidak menggunakan biaya yang besar tapi outputnya jauh lebih besar.
“Kita punya program ini, selama lima tahun, akan disusun lebih detail lagi diakhir program adalah keberlanjutan, komoditas di Sumedang yang paling bagus yakni Cabe dan Mangga karena kualitas dan mutunya sudah teruji apalagi sumedang termasuk penyangga pasar di jakarta, kami berharap terjadinya kegiatan yang lebih baik kedepannya menghasilkan pergerakan ekonomi yang lebih bagus dengan adanya ketahanan pangan yang lebih baik,” pungkasnya.**







