
FAJARNUSANTARA.COM- Gelaran pacuan kuda yang digelar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jawa Barat di Lapangan Pacuan Kuda Cibogo, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung selama dua hari pelaksanaan, Sabtu dan Minggu, 28–29 Juni 2025.
Festival yang bertajuk Cibogo Horse Festival 2025 ini tidak hanya menampilkan balap kuda rakyat, tetapi juga dikemas dengan unsur seni budaya lokal. Pada hari pertama, pengunjung disambut dengan atraksi seni kuda renggong yang meriah, bahkan turut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

Hari kedua menjadi puncak acara dengan penyelenggaraan pacuan kuda rakyat yang mempertandingkan 14 race, mulai dari kelas medioker hingga kuda profesional. Ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Barat memenuhi arena untuk menyaksikan langsung momen langka ini.
“Ini sebetulnya ajang pemanasan menjelang Porda Jabar. Dengan adanya Cibogo Horse Festival 2025, kami harap bisa menjadi agenda resmi Pordasi Jawa Barat ke depan,” kata Ketua Penyelenggara, Iwan Hermawan, yang juga pemilik kuda pacu Myone26.
Menurut Iwan, kehadiran lapangan pacuan di Cibogo menjadi aset penting yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni dan olahraga rakyat. Ia menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pengurus Pordasi Jabar untuk menjadikan lapangan ini sebagai pusat kegiatan berkuda.
“Kita sudah sampaikan bahwa lapangan Pacuan Kuda Cibogo ini akan dimanfaatkan sebagai sarana hiburan rakyat. Tidak hanya pacuan, tapi juga seni kuda renggong dan ketangkasan berkuda lainnya,” ujar Iwan.
Antusiasme masyarakat yang tinggi dinilai sebagai sinyal positif untuk menghidupkan kembali tradisi pacuan kuda di Jawa Barat, khususnya di Sumedang yang memiliki sejarah panjang dalam dunia berkuda.**







