PemerintahanPeristiwa

Buntut Dari Aksi Warga Tutup Tol Cisumdawu, Bupati Sumedang Bentuk Tim Khusus Tangani Masalah

FAJARNUSANTARA.COM,-Bupati Dony Ahmad Munir mengungkapkan bahwa ia telah membentuk sebuah tim khusus yang bertugas menangani permasalahan yang timbul akibat pembangunan Tol Cisumdawu. Kamis (18/5/23).

Bahkan, menurutnya, tim tersebut telah bergerak ke lapangan guna mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada agar dapat ditindaklanjuti.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati sebagai tanggapan terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat terdampak di tiga desa Kecamatan Sumedang Utara, yaitu Mulyasari, Sirnamulya, dan Girimukti pada hari Selasa (16/5).

“Bahkan hari ini, tim telah melakukan rapat yang dipimpin oleh Asisten Pembangunan Setda untuk membahas masalah ini dan mengambil tindakan segera,” ujar Bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa lahan yang menjadi tuntutan dalam demonstrasi tersebut tidak berada di kawasan tol (right of way/ROW), karena lahan yang digunakan untuk pembangunan tol telah sepenuhnya dibebaskan.

“Ada 19 rumah di luar right of way (ROW) yang terkena longsor sebagai dampak pembangunan tol. Tim telah berupaya agar proses pembebasan tanah (penlok) dapat dipercepat oleh Pemerintah Provinsi sehingga ganti rugi dapat segera dibayarkan,” jelasnya.

Selain itu, para pemilik rumah yang terkena dampak tersebut saat ini sedang dalam upaya pembayaran sisa sewa hunian sementara yang belum dibayarkan.

“Selama mengungsi, pemilik rumah tersebut diberikan bantuan uang sewa rumah dari PT Wika, namun hanya sampai bulan Februari 2023 sesuai dengan selesainya proyek. Saat ini, Bagian Administrasi Pemerintah sedang berusaha untuk pembayaran sisa sewa tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan 198 rumah lain yang mengalami kerusakan seperti retak-retak, Bupati menyatakan bahwa Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan akan menangani perbaikannya melalui program perbaikan Rutilahu.

“Perbaikan rumah di tiga desa ini akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan. Bahkan, akan dibangun jalan poros di Dusun Cibitung Desa Sirnamulya untuk memudahkan akses warga,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan lahan pertanian milik warga yang tidak dapat digarap akibat dampak tol, Bupati akan memberikan kompensasi berupa beras sejumlah hasil panen.

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan saat ini sedang melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui berapa kelompok petani yang terdampak terhadap lahan pertaniannya.Nantinya, kompensasi akan dihitung berdasarkan perkiraan hasil panennya untuk diganti,” ujarnya.

Bupati Sumedang juga memerintahkan kepada Dinas PUTR untuk membuat proposal memperbaiki jaringan irigasi Cikopo yang melintasi ketiga desa tersebut.

“Kita akan ajukan ke Kementerian PUPR untuk perbaikan irigasi sehingga sawah warga bisa produktif kembali. Bahkan kita juga mengusulkan pembuatan embung-embung untuk mencegah banjir atau longsor ke wilayah terdampak tol,” pungkasnya.****

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button