Bencana di Subang, 49 Orang Mengungsi setelah Longsor di Kampung Cipondok, PJ Gubernur Jabar Tinjau Lokasi

FAJARNUSANTARA.COM- Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan kunjungan ke lokasi longsor di sekitar mata air Cipondok, Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang pada Senin (8/1/2024).
Bey menyampaikan duka cita mendalam kepada warga yang kehilangan anggota keluarganya dalam bencana tersebut.
- Jatos Jadi Magnet Hiburan, Perayaan 19 Tahun Pecah27 September 2025
“Kami menyampaikan duka cita mendalam bagi korban yang meninggal dunia. Ada dua orang meninggal. Semoga almarhum dan almarhumah diterima amal ibadahnya dan husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujar Bey Machmudin.
Ditemani oleh Penjabat Bupati Subang dan Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Bey memberikan pesan kepada masyarakat untuk lebih waspada beraktivitas di alam terbuka, terutama dalam menghadapi curah hujan ekstrem.
“Jangan sampai kita berada dalam kondisi cuaca buruk di alam terbuka, karena itu sangat berbahaya dan carilah tempat seaman mungkin, sedekat mungkin untuk menghindari bencana atau longsor yang mungkin ditimbulkan,” tambahnya.
Longsor di Kampung Cipondok terjadi pada Ahad (7/1/2024), menewaskan dua orang dan melukai empat orang lainnya. Saat ini, 49 orang tinggal di tempat pengungsian yang telah disiapkan untuk warga terdampak.
Bey mencatat bahwa pemerintah Kabupaten Subang, bersama Dandim dan Polres, telah menangani pengungsi dengan baik.
“Santunan bagi korban meninggal telah diberikan oleh Pemdaprov Jabar dan Pemda Kabupaten Subang, Insyaallah mereka tetap terjaga,” kata Bey.
Selain menimbulkan korban jiwa, longsor di Kampung Cipondok juga merusak jaringan intake PDAM, instalasi vital yang melayani kebutuhan air bagi sekitar 15 ribu pelanggan di Subang.
Penjabat Bupati Subang, Imran, menekankan agar perbaikan instalasi dilakukan secepatnya.
“Kita akan percepat untuk perbaikannya, paling lambat dalam waktu tiga hari, sehingga pelayanan air minum, sebagai pelayanan dasar, bisa terpenuhi,” tutur Imran.(ak)







