Bawaslu Sumedang Gelar Test CAT Bagi Calon Panwascam, Sabtu Besok

FAJARNUSANTARA.COM.- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sumedang akan menggelar tes tertulis Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi Panwaslu Kecamatan yang telah dinyatakan lolos secara administrasi pada Hari Sabtu (15/10) besok.
Sementara menurut Kordinator Divisi Humas, Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sumedang, Luli Rusli, bersama Koordinator divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Sumedang Ade Sunarya, S.Pd., M.Pd., M.H, mengatakan, pihaknya sudah siap secara infrastruktur, sarana dan prasarana. Tinggal menunggu soal yang akan datang secara serentak.
“Tesnya akan selesai dalam satu hari dari pagi sampai kurang lebih sampai jam 20.30 WIB. Untuk pelaksanaannya dibagi per termin,” katanya.
Ia mengaku tidak tahu soal yang akan menjadi testing besok. Bawaslu sendiri, kata Luli, sudah menyampaikan dalam YouTube resmi Bawaslu tata caranya mengerjakan soal CAT.

Peserta yang mengikuti tes CAT, lanjut Luli, ada 572 peserta setelah ada beberapa bagian yang tidak lulus verifikasi administrasi. Dari 572 peserta yang terpilih nantinya ada 6 orang per Kecamatan diambil dari dua kali kebutuhan Panwascam, yakni 3 orang.
“Jadi begini, setelah terseleksi melalui CAT, maka akan dilanjut ke tes wawancara, nantinya diambil 3 orang yang lulus sebagai Panwascam sebagai Komisioner Tingkat Kecamatan,” kata Luli.
“Persaingan cukup ketat, apalagi sekarang animo masyarakat cukup antusias, mungkin sekarang masyarakat sangat respek terhadap demokrasi, dengan banyak animo masyarakat mengikuti tes Panwascam, bahkan satu Kecamatan ada yang daftar sampai 60 orang,” tambahnya.
Ia memastikan yang terpilih nanti adalah orang-orang yang sangat kredibel, profesional dan memiliki kapasitas dibidang kepemiluan.
“Itu yang kami harapkan, supaya mereka bisa mengawal proses pemilu karena sudah paham seperti apa proses pencegahan dan penanganan pelanggaran dan sengketa didalam undang-undang pemilu,” tuturnya.
Perlu diketahui juga, kata Luli, setelah terpilih tiga orang komisioner tiap kecamatan nantinya akan ada Support System.
Akan ada kesekretariatan yang didukung oleh pihak kecamatan untuk dibentuk koordinator kecamatan.
Artinya akan ada PNS di level kecamatan yang membidangi sebagai sekretaris untuk kebutuhan Panwascam dan didukung oleh staf teknis.
Untuk sumberdaya kesekretariatan tingkat kecamatan, kata Luli, sudah menyampaikan surat ke pihak kecamatan untuk meminta dua orang calon sekretaris di tiap Kecamatan.
“Lalu kita panggil dua orang ini di setiap kecamatan untuk di assessment, lalu dipilih satu orang sekretaris, setelah itu baru memilih bendahara,” katanya.
Ia berharap perserta yang ikut seleksi besok menyiapkan pengetahuan dan mental karena persaingannya sangat ketat dari 572 peserta yang dibutuhkan hanya 72 peserta.
“Itu luar biasa yang penting selalu berdoa supaya bisa lulus,” imbuhnya.







