Asep Sugian Soroti Persoalan Ditubuh Internal DPD Golkar Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Menjelang Pemilu 2024 nanti, kader dan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Sumedang Jawa Barat menyoroti berbagai persoalan dan polemik ditubuh internal DPD Partai Golkar Sumedang.
“Tentu banyak hal mesti dibenahi dalam tubuh DPD Golkar Sumedang. Saya juga sudah berkomunikasi dengan beberapa pengurus DPD dan berdiskusi bagaimana kiprah Golkar kedepannya agar lebih baik lagi,” kata Asep Sugian. Kamis (21/04).
Asep menyesalkan adanya sejumlah persoalan ditubuh DPD Golkar Sumedang mulai dari kaderisasi yang dinilai kurang optimal hingga adanya persoalan hukum yang menjerat salahsatu kader DPD Golkar yakni, Roy Mahendra.
“Saya ini suami dari salahsatu kader DPD Golkar, tentu akan terus berupaya semaksimal mungkin menjadi simpatisan yang terbaik. Bahkan, harus mendukung penuh kiprah Istri demi memajukan Partai Golkar di Sumedang,” katanya.
Disisi lain, imbuh Asep, adanya persoalan hukum yang menimpa kader DPD Golkar Sumedang itu sejatinya harus disikapi serius oleh Pengurus Provinsi Jabar maupun Pusat.
“Saat ini kami tengah menanti tindakan apa yang akan dilakukan DPD Provinsi Jabar maupun Pusat terkait kasus hukum yang menimpa Roy Mahendra. Terlebih, yang bersangkutan merupakan anggota DPRD Sumedang masih aktif. Bahkan, masih menerima gaji meski tengah menjalani tahanan sudah sekitar 3 bulan,” tuturnya.
Namun demikian, terang Asep, proses hukum terhadap Roy Mahendra tengah berlangsung dan akan menjalani proses persidangan tahap selanjutnya di Pengadilan Negeri (PN) Sumedang.
“Dengan adanya persoalan ini, saya harap tak menjadi polemik berkepanjangan ditubuh DPD Golkar Sumedang. Apalagi berdampak pada kinerja para kader yang selama ini telah berjuang membesarkan dan menjaga nama baik Partai Golkar. Bahkan, bukan hanya di Sumedang saja, ada juga anggota DPRD Jabar yang sama tersandung kasus korupsi. Semoga ada hikmah positif dibalik persoalan hukum yang menimpa kader Golkar tersebut,” pungkas Asep Sugian. (ESH).







