AgamaDaerahSosial

Tabligh Akbar Maulid Nabi di Leuwigoong Garut, Uyut Hanjuang Beureum Tekankan Keteladanan dalam Keluarga

FAJARNUSANTARA.COM— Ikatan Remaja Masjid (Irma) Al-Anshor menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Kampung Gandamirah, RT 02/RW 06, Desa Tambaksari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut menghadirkan Pimpinan Yayasan Saung Hanjuang Beureum, Uyut Hanjuang Beureum, dan Pimpinan Pondok Pesantren Ustadz Aj. Anjah Mahfud dari Pondok Pesantren Baitul Huda sebagai penceramah.

Acara terbuka untuk muslim dan muslimah serta diiringi kegiatan Irma Al-Anshor. Tabligh Akbar mengusung tema “Reaktualisasi Nilai-Nilai Kenabian: Integrasi Keilmuan, Keislaman, dan Kemanusiaan dalam Membangun Generasi Berintegritas di Era Digital.” Panitia juga menghadirkan Ustadz Ahmad Arifin, S.Pd. sebagai qori.

Dalam tausiyahnya, Uyut Hanjuang Beureum mengajak jamaah memperkuat kehidupan keluarga dengan menghargai dan membahagiakan istri. Menurut dia, perhatian kepada istri merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang harmonis.

“Kita harus benar-benar memperhatikan istri seperti seorang ratu di rumah. Biayai istri sepenuhnya dan jangan ragu, karena doa istri dapat mendorong kita dalam berusaha menjadi jauh lebih baik,” ujar Uyut Hanjuang Beureum dalam tausiyahnya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak meremehkan pasangan serta membangun kehidupan yang dipenuhi kasih sayang dan kepedulian. Ia mengajak masyarakat membiasakan bersedekah dan menghindari kebencian dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan pernah menyepelekan istri. Bahagiakan istri sebagaimana mestinya. Jangan lupa juga bersedekah kepada sesama dan jangan pernah memelihara kebencian dalam kehidupan kita,” katanya.

Sementara itu, Aj. Anjah Mahfud menyampaikan pentingnya menghormati dan memuliakan kedua orang tua. Ia mengingatkan jamaah agar tidak menyakiti orang tua karena restu mereka memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang anak.

“Kita harus menghormati kedua orang tua. Jangan sampai kita menyakiti mereka. Muliakanlah orang tua kita, karena rida ibu sama dengan rida Gusti,” ujar Anjah Mahfud.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jamaah dan generasi muda Irma Al-Anshor untuk kembali meneladani nilai-nilai kenabian, khususnya dalam kehidupan keluarga, hubungan sosial, serta kepedulian terhadap sesama.

Ketua DKM Masjid Al-Anshor, Ustadz Dani, bersama Ketua Irma Al-Anshor, Naufal, turut mendukung pelaksanaan kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut.

Selain tausiyah, kegiatan Maulid Nabi itu juga menjadi ruang silaturahmi antara pengurus masjid, remaja masjid, penceramah, dan masyarakat di Desa Tambaksari, Leuwigoong, Garut.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button