FAJARNUSANTARA.COM– Calon Kepala Desa (Cakades) Sayang, Kecamatan Jatinangor, nomor urut 1, Asep Hermawan S.H., optimistis meraih dukungan maksimal dari masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Sumedang yang akan digelar pada 28 Oktober 2026.
Asep meminta doa dan dukungan seluruh warga Desa Sayang agar proses kontestasi Pilkades dapat berjalan lancar. Ia juga berkomitmen membawa Desa Sayang menjadi lebih maju, transparan, dan sejahtera apabila mendapat amanah memimpin desa.
“Ya harus optimis dong, saya juga meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Sayang agar dapat mengikuti kontestasi Pilkades ini dengan lancar,” kata Asep kepada wartawan di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).
Untuk mewujudkan gagasannya, Asep mengusung tagline Desa Sayang SIAAP. SIAAP merupakan akronim dari Sinergitas, Inovatif, Agamis, Aspiratif, dan Profesional.
Sinergitas berarti membangun kerja sama dengan seluruh pihak. Inovatif dimaknai sebagai upaya melahirkan ide dan terobosan untuk meningkatkan pelayanan. Agamis mengedepankan nilai agama dan moral, sedangkan Aspiratif berarti mendengar, menampung, serta mewujudkan aspirasi masyarakat. Adapun Profesional menekankan kerja yang berintegritas, kompeten, dan bertanggung jawab.
“Visi saya ingin mewujudkan Desa Sayang yang lebih maju, transparan dan sejahtera,” ujar Asep.
Dalam sektor pemerintahan, Asep berjanji mendorong transparansi pengelolaan anggaran desa. Ia juga ingin membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD), Bantuan Provinsi (Banprov), bagi hasil pajak, hingga retribusi daerah.
Selain tata kelola pemerintahan, Asep menyiapkan sejumlah program prioritas di bidang infrastruktur, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan.
Di sektor infrastruktur, ia berencana meningkatkan sarana air bersih, memperbaiki drainase dan pengendalian banjir, membangun fasilitas berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat, serta menata fasilitas umum. Ia juga mengusulkan pemasangan Wi-Fi di area balai desa dan setiap pos ronda.
Di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Asep ingin membuka peluang kerja melalui pelatihan serta mengembangkan aset desa yang produktif. Pelaku usaha juga akan didorong berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk dalam pemasaran produk UMKM dan usaha rumahan.
“Pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi masyarakat Desa Sayang juga menjadi bagian dari program yang akan kami dorong,” katanya.
Sementara di bidang pendidikan dan kesehatan, Asep berencana memberikan bantuan pendidikan bagi warga kurang mampu untuk mengikuti program kesetaraan Paket C. Ia juga menyiapkan beasiswa atau bantuan pendidikan perguruan tinggi bagi warga kurang mampu sesuai kemampuan keuangan desa.
Untuk pemuda, ia akan mendorong pelatihan keterampilan kerja. Sedangkan bagi warga kurang mampu, Asep berkomitmen membantu akses terhadap BPJS Kesehatan dan KIS.
Asep mengaku optimistis dapat menjalankan program tersebut berbekal pengalaman selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia tercatat mengabdi sebagai ASN sejak 1994 hingga memasuki masa pensiun pada 2024.
“Saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman kinerja yang telah dimiliki dapat mengemban amanah sebagai Kepala Desa Sayang jika terpilih nanti,” ujarnya.
Menurut Asep, pengalaman selama puluhan tahun sebagai ASN menjadi modal untuk menjalankan pemerintahan desa secara profesional dan amanah.
“Insya Allah dengan niat lillahita’ala dan diridhoi Allah SWT, saat ini saya berniat maju dalam kontestasi Pilkades di Desa Sayang. Mohon doa restu dari segenap warga Desa Sayang Kecamatan Jatinangor, semoga Desa Sayang lebih baik lagi ke depannya,” kata Asep.**







