AgamaDaerahSosial

Desa Jatimukti Gelar Muludan, 200 Pekerja Rentan Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

FAJARNUSANTARA.COM— Pemerintah Desa Jatimukti, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau Muludan sekaligus Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 pekerja rentan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Kanan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumedang, Romy Setiawan

Kegiatan berlangsung di Aula Desa Jatimukti mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri Camat Jatinangor, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda Pemkesra) Setda Kabupaten Sumedang Dr. Dian Sukmara, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang Rony Setiawan.

Gebyar tersebut mengusung tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan.” Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat, khususnya pekerja informal dan pekerja rentan.

Kepala Desa Jatimukti Roni mengatakan pihaknya bersyukur dapat menggelar kegiatan Muludan yang sekaligus dirangkaikan dengan program perlindungan sosial ketenagakerjaan.

“Kami sangat bersyukur bisa menggelar acara Muludan pada hari ini. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena dihadiri Asda Kabupaten Sumedang dan Camat Jatinangor,” kata Roni.
Menurut dia, kehadiran BPJS

Ketenagakerjaan dalam kegiatan tersebut memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat Desa Jatimukti. Ia berharap perlindungan sosial yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat semangat gotong royong warga.

“Dengan adanya Gebyar BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini menjadi lebih lengkap dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan masyarakat Jatimukti semakin sejahtera, rasa gotong royong dan solidaritas juga semakin meningkat. Semoga semuanya berkah dan barokah,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kesadaran Pekerja Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang Rony Setiawan mengatakan kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan saat bekerja.

“Ini salah satu upaya pemerintah untuk terus menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Desa Jatimukti menjadi salah satu piloting project bagi kami dalam menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Rony.

Rony mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Jatinangor dan Pemerintah Desa Jatimukti yang telah memberikan perlindungan kepada 200 pekerja rentan. Menurut dia, kepesertaan tersebut menjadi bentuk penguatan perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal maupun kelompok rentan.

Ia mengatakan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu keluarga pekerja ketika menghadapi risiko kerja, termasuk risiko meninggal dunia.

“Kalau terjadi risiko, termasuk meninggal dunia, ahli waris bisa mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan tersebut tentunya dapat membantu keluarga untuk melanjutkan kehidupannya,” ujarnya.

Rony mengatakan perlindungan sosial ketenagakerjaan juga berkaitan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko sosial dan ekonomi.

Selain santunan, ahli waris pekerja yang mengalami risiko juga dapat diarahkan mengikuti pelatihan keterampilan melalui program yang tersedia di Balai Latihan Kerja atau BLK Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumedang.

Kepesertaan Baru 37-39 Persen
Rony mengungkapkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sumedang masih berada pada kisaran 37 hingga 39 persen dari total angkatan kerja.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial, khususnya BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Untuk meningkatkan cakupan kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat kolaborasi.

Salah satu upaya yang didorong yakni menghadirkan agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan di setiap desa.
Agen tersebut diharapkan menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan informasi, membantu pendaftaran peserta, hingga memudahkan masyarakat melakukan pembayaran iuran.

“Harapannya, masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan informasi, melakukan pendaftaran kepesertaan maupun pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Rony.
Pemkab Sumedang Kejar Universal Coverage

Sementara itu, Asda Pemkesra Setda Kabupaten Sumedang Dr. Dian Sukmara mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Gebyar Jaminan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dian mengatakan Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mempercepat perluasan perlindungan sosial agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh jaminan.

“Pesan Pak Bupati adalah bagaimana kita bisa secepatnya mencapai kategori universal coverage. Ketika cakupan perlindungan sosial semakin luas, masyarakat yang membutuhkan jaminan akan lebih mudah mendapatkan perlindungan,” katanya.

Dian mengapresiasi Pemerintah Desa Jatimukti yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 200 pekerja rentan. Ia berharap langkah tersebut menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Sumedang.

“Ini sungguh luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. Apalagi dengan dukungan Pak Camat yang terus memotivasi dan memantau, sehingga target Kabupaten Sumedang dalam memperluas perlindungan sosial dapat tercapai,” ujarnya.

Dian juga mengajak masyarakat untuk saling peduli dan memastikan tidak ada warga yang luput dari program perlindungan sosial pemerintah.

“Setiap warga harus saling memperhatikan dan saling menjaga. Jangan sampai ada warga yang belum terlindungi, sementara fasilitas dan program pemerintah sudah tersedia,” kata Dian.

Ia meminta masyarakat lebih proaktif memahami berbagai program bantuan dan perlindungan sosial yang dapat mereka akses. Pemanfaatan teknologi, kata dia, juga perlu diperkuat agar informasi perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Dengan pemanfaatan teknologi, ke depan gerakan perlindungan sosial ini diharapkan semakin masif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button