Inovasi MIRASSA Bawa Puskesmas Rancakalong Jadi yang Terbaik

FAJARNUSANTARA.COM— Puskesmas Rancakalong, Kabupaten Sumedang, meraih juara pertama kategori Inovasi Puskesmas dalam ajang Kinerja Kecamatan Award 2025 dan Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025. Prestasi tersebut diraih berkat inovasi MIRASSA melalui RINSO KESGA yang dinilai efektif meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Inovasi MIRASSA (Mikanyaah Rakyat Rancakalong Sangkan Sehat Salawasna) melalui RINSO KESGA (Roadshow Cek Kesehatan Gratis) menjadi program unggulan Puskesmas Rancakalong dengan pendekatan jemput bola ke seluruh wilayah kerja, termasuk daerah terpencil yang sulit menjangkau layanan kesehatan.
Kepala Puskesmas Rancakalong, Yayat Nurhidayat, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat, khususnya tingginya kasus penyakit tidak menular (PTM).
“Program ini mencakup deteksi dini penyakit menular dan tidak menular, serta Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat. Tujuannya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan melalui pemberdayaan dan kolaborasi lintas sektor,” kata Yayat saat dihubungi, Selasa (20/1).
Menurut Yayat, sekitar 73 persen penyebab kematian di Indonesia berasal dari penyakit tidak menular, dengan kecenderungan peningkatan kasus pada usia muda. Bahkan, sekitar 80 persen faktor risiko PTM berasal dari gaya hidup yang sebenarnya dapat dicegah.
“Karena itu, deteksi dini dan edukasi menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, masih banyak masyarakat menghadapi hambatan layanan kesehatan, mulai dari keterbatasan akses, kurangnya informasi, hingga persoalan biaya dan stigma sosial.
Melalui inovasi MIRASSA, Puskesmas Rancakalong mencoba menjawab persoalan tersebut dengan pendekatan yang holistik dan terintegrasi.
“Program ini mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Kami juga memberdayakan masyarakat berbasis kearifan lokal serta melibatkan lembaga desa dan dinas terkait,” katanya.
Pendekatan berbasis komunitas membuat masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Kegiatan roadshow tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi dan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.
Manfaat inovasi ini, lanjut Yayat, antara lain memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya, mempercepat penanganan penyakit melalui deteksi dini, serta meningkatkan kesadaran pola hidup sehat.
“Dampaknya terlihat dari meningkatnya deteksi dini penyakit, naiknya Indeks Kepuasan Masyarakat, meningkatnya cakupan Cek Kesehatan Gratis, serta penurunan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Rancakalong,” tuturnya.
Selain meningkatkan derajat kesehatan, inovasi MIRASSA melalui RINSO KESGA juga dinilai mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat biaya pengobatan. Data hasil kegiatan menjadi dasar perencanaan program kesehatan yang lebih tepat sasaran ke depan.
Yayat berharap kolaborasi multipihak yang telah terbangun dapat terus diperkuat agar program tersebut berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.**







