Tuntut Turunkan Harga Beras, Puluhan Aktivis Mahasiswa PMII Sumedang Gelar Aksi Demontrasi

FAJAR NUSANTARA. COM, SUMEDANG – Kenaikan Harga beras memberikan dampak keresahan masyarakat Kabupaten Sumedang, sehingga memicu puluhan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi yang berlangsung di tiga titik yaitu, Gudang Beras Bulog Sumedang, Gedung Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, dan Kantor DPRD Kabupaten Sumedang, Rabu (28/2/2024).
Ketua Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Sumedang Haidar Maulana Wardana mengatakan aksi yang digelar hari ini bertujuan menunutut pemerintah untuk segera menurunkan harga beras yang sedang melambung tinggi.
“Hari ini, PMII Kaupaten Sumedang melaksanakan aksi demonstrasi menuntut untuk pemerintah agar memaksimalkan usahanya menurunkan harga beras. Pemerintah atau beberapa stakeholder telah menyampaikan bahwa mereka berkomitmen untuk menurunkan harga beras,” kata Haidar.
Haidar juga mengatakan, pihaknya akan menunggu sampai satu pekan, bilamana pemerintah tidak merealisasikan apa yang di tuntun oleh PMII, maka akan melakukan aksi demontrasi kembali.
“Tinggal kita tunggu saja satu minggu, kalau misalnya hal tersebut tidak segera direalisasikan, maka jangan salahkan kami PMII Kabupaten Sumedang, barangkali akan turun ke jalan lagi untuk menyuarakan hal ini,” tambahnya.
Anggota DPRD Komisi II yang menjabat sebagai Anggota Badan Anggaran, Warson menanggapi gerakan aksi yang dilakukan oleh PMII Sumedang, pihaknya akan mengawal terus penyampaian aspirasi dari mahasiswa (PMII) Sumedang.
“Yang pertama, kami akan terus mengawal apa yang tadi sudah dijanjikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, terutama yang baru disampaikan dengan fakta integritas yang dilakukan oleh mahasiswa (PMII),” kata Warson.
Selain itu, sambung Warson terkait bantuan bers kepada UMKM dan Pesantren, pihaknya akan terus mengawal hal tersebut agar dapat terealisasikan.
“Lalu kami akan sampaikan juga terkait bantuan terhadap UMKM, pesantren dan lain sebagainya, terkait bantuan beras ini, kamu akan usahakan menyalurkan kepada UMKM dan pesantren,” pungkas Warson.**







