Warga Garut Kesal! SAPMA PP Lanjutkan Aksi, Desak Pemerintah Tangani Pencemaran Udara

FAJARNUSANTARA.COM- Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Garut bersiap menyelenggarakan aksi lanjutan yang lebih massif. Kali ini, sebanyak 42 kecamatan di Kabupaten Garu berpartisipasi dengan kira-kira 2000 kader SAPMA PP.
Mereka akan turun ke jalan di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Garut sebagai bentuk protes terhadap kelalaian Dinas Lingkungan Hidup terkait pencemaran udara. Kamis 25 Januari 2024.

“Aksi ini merupakan kelanjutan dari tanggal 16/11/2022, di mana kami bersama warga melakukan aksi di depan Gedung DPRD. Kami meminta keadilan terkait pencemaran udara yang dilakukan oleh pelaku usaha pakan di beberapa kecamatan. Aksi ini akan terus berlanjut tanpa solusi dan tindakan yang memadai,” ujar Denardi Ramadan, Korlap Aksi.
Setelah lebih dari satu tahun, SAPMA PP Garut menyatakan kekecewaan karena tidak ada perubahan dari pemerintah dan aparat hukum setempat terkait permasalahan pencemaran udara. Warga setempat masih terpaksa menghirup udara kotor tanpa perubahan berarti.

“Kami tidak butuh udara kotor dan bau! Solusi bukan polusi! Biarkan kami bernafas lega! Cegah atau bersiap!” tegas masyarakat setempat.
Heqi, Ketua SAPMA PP Kabupaten Garut, menegaskan bahwa masyarakat tidak menuntut penutupan pelaku usaha, melainkan mendesak pemerintah untuk turun tangan mencari solusi terbaik. Mereka berharap solusi tersebut tidak merugikan pihak manapun.
“Sesuai janji kita sebelumnya, jika tidak ada solusi, kita akan menggelar aksi lanjutan ke Bupati Garut bahkan ke Gubernur Jawa Barat. Ini bukan omong kosong. Kita akan melibatkan 2000 kader dari 42 kecamatan untuk membela masyarakat yang terkena dampak pencemaran udara,” ungkap Heqi Irfani.**







