FAJARNUSANTARA.COM- Pada masa mendekati Pemilu 2024, James Muhammad Alfatih Martin, seorang calon legislatif (caleg) DPR RI, memberikan peringatan penting kepada masyarakat: hindarilah godaan politik uang.
Jangan biarkan rupiah yang nilainya tak seberapa mempengaruhi pilihan pemimpin yang kita pilih.
“Kita tidak boleh mengorbankan masa depan lima tahun gara-gara uang 100 ribu atau 200 ribu. Selama pandemi, banyak incumbent yang terpilih berkali-kali, namun saat rakyat membutuhkan, mereka tidak memberikan bantuan. Saya harap masyarakat harus lebih bijak dalam memilih,” ungkap James Muhammad Alfatih Martin.
James, yang merupakan caleg dari Partai Amanat Nasional, mewakili daerah pemilihan Jawa Barat XI, yang mencakup Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.
Ia menekankan pentingnya kecerdasan masyarakat dalam menghadapi politik uang, terutama di era media sosial yang memungkinkan jejak digital untuk mengungkapkan tindakan pejabat yang melanggar janji kampanye.
James memiliki pengalaman yang luas di pemerintahan dan organisasi meskipun usianya relatif muda.
Ia pernah menjadi staf khusus Kementerian Pertahanan dari 2015 hingga 2019, serta terlibat dalam berbagai posisi di berbagai lembaga.
Mengenai motivasinya, James ingin memajukan masyarakat Jawa Barat, khususnya Garut, yang masih berjuang melawan kemiskinan.
“Walaupun usianya masih muda, James telah memiliki sejuta pengalaman dalam pemerintahan dan organisasi. Baginya, menjadi wakil rakyat adalah panggilan perjuangan untuk kebaikan umat,” ungkapnya.
James bahkan berkomitmen untuk menyumbangkan sebagian penghasilannya jika terpilih menjadi anggota DPR-RI, demi kepentingan beasiswa, partai, dan kepentingan umum lainnya.
“James Muhammad Alfatih Martin menegaskan bahwa pencalonan ini bukanlah tentang dirinya, melainkan tentang kebaikan dunia dan akhirat bagi semua. Jika Allah berkehendak lain, dia siap menerima dengan ikhlas,” tutupnya dengan tulus.**







