20 KPM PKH Desa Cibunar Rancakalong, Ikuti Pelatihan Budidaya Ayam Kampung Pedaging

FAJARNUSANTARA.COM, Rancakalong – Pemerintah Desa Cibunar Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang membuka Pelatihan Budidaya Ayam Kampung Pedaging untuk 20 KPM PKH Desa Cibunar, Pemdes Cibunar bekerja sama dengan KPM PKH sebagai peserta bertempat di Aula Kantor Desa Cibunar Kecamatan Rancakalong Sumedang, Kamis (15/12/2022).
Pendamping PKH Kecamatan Rancakalong yang turut serta dalam kegiatan Mustaram Rahayu, Tita Garmila, Ganita Wndiwireksa, Hery Heryana.
Heni susilawati Ibu Kepala Desa Cibunar mengatakan, dengan adanya kegiatan pelatihan ini manfaatkan sebaik mungkin dan harapan kedepanya bisa berkembang dan terus berkesinambungan, Alhamdulillah kerjasama dan komunikasi antara Desa dengan pendamping PKH sangat baik, sehingga kita tau yg dibutuhkan masyarakat dan bisa saling mendukung.”Jelasnya.
Di tempat yang sama Hery Heryana pendamping PKH Desa Cibunar mengatakan, seluruh Pendanaan semua ditanggung Pemdes Cibunar, Alhamdulillah respon Desa sangat baik ini merupakan kegiatan ke 2 kami yang pertama di tahun 2021 lebih ke pemotivasian usaha kpm, di tahun 2022 mencoba di peternakan rumahan dan di tahun 2023 rencana ke pengemasan dan pemasaran produk olahan insyaAlloh,
“Kegiatan ini melibatkan berbagi unsur terutama ibu kepala Desa Ibu heni susilawati yang sangat support kegiatan ini, dan semua terlibat perangkat kepala Desa pa ulis, kaur perencanaan”
Intinya Desa Cibunar salah satu Desa yg sudah memahami bagaimana kolaborasi harus dibangun untuk mengentaskan kemiskinan, sehinga warga yg masuk dtks terus di dorong secara terencana agar bisa meningkatkan kesejahteraannya,
Masih Hery, perhatian dari kecamatan terhadap program PKH pun sangat bagus, sehingga kegiatan pelatihan ini tidak hanya melibatkan pemerintah desa tetapi juga pemerintah Kecamatan Rancakalong khususnya bapak ILI, Sos sebagai Camat Rancakalong, dan UPT pertanian kecamatan Rancakalong beserta jajaran,
Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan kalebet warga penerima bantuan PKH.” Pungkasnya
