BisnisDaerahEkonomiPemerintahan

Ratusan UMKM Sumedang Ikuti Bimtek P-IRT untuk Tingkatkan Standar Keamanan Pangan

FAJARNUSANTARA.COM- Sebanyak 112 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, pada Rabu, 11 Juni 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Sumedang, Dikdik Sadikin, menyebut pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan keamanan dan kebersihan produk olahan makanan dan minuman dari industri rumah tangga. Ia menegaskan bahwa sertifikat P-IRT kini menjadi syarat penting dalam legalisasi usaha pangan skala kecil.

Baca Juga :  Pemerintah Sepakat Utamakan Keselamatan Warga dalam Penanganan Bendungan Cihamerang

“Semua peserta yang hadir berasal dari UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pelaku usaha agar lebih memperhatikan higienitas produk mereka. Setelah mengikuti bimtek ini, mereka akan memperoleh sertifikat yang bisa digunakan dalam pengajuan izin usaha,” kata Dikdik kepada Tempo.

Bimtek ini tidak hanya membahas soal higienitas pengolahan makanan, tetapi juga memperkenalkan sistem digital dalam prosedur perizinan. Peserta dibekali pengetahuan tentang cara memproduksi pangan yang aman, bersih, dan sesuai standar kesehatan.

Menurut Dikdik, hingga saat ini lebih dari 1.600 pelaku UMKM di Sumedang telah memiliki sertifikat P-IRT. Ia berharap, semakin banyaknya UMKM yang tersertifikasi akan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Bendung Cariang Dibangun Permanen, Harapan Ribuan Petani Ujungjaya Mulai Terjawab

“Mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini, para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produknya dan tentunya juga meningkatkan pendapatan mereka,” ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa sebagian besar peserta belum memiliki sertifikat halal.

“P-IRT ini juga menjadi salah satu syarat dalam proses pengajuan sertifikasi halal ke depannya,” tambahnya.

Saepudin, salah satu peserta dari UMKM Kopi Gugels Jatinangor, mengaku senang dapat mengikuti bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberi pemahaman baru tentang pentingnya standar keamanan pangan bagi pelaku usaha kecil.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

“Ya, dengan Bimtek ini, produk kita menjadi terjamin kesehatannya, terjamin higienisnya, dan mendapat kepercayaan dari para konsumen, tidak hanya dari Kabupaten Sumedang, tapi juga dari luar daerah. Kami juga berharap legalitas produk kami dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Bimtek P-IRT ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong pelaku UMKM di Sumedang untuk lebih profesional dalam mengelola usahanya, terutama dalam aspek keamanan dan legalitas produk makanan.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button