FAJARNUSANTARA. COM, SUMEDANG –
Ditengah kondisi sulit perekonomian karena adanya wabah Covid-19, masyarakat dituntut untuk berkreasi, berinovasi memperbaiki kehidupannya agar tidak semakin terpuruk.
Berawal dari iseng utak-atik bambu membuat dudukan lampu hingga menjadi motif yang indah, kini warga desa Cisarua Dusun Gelembung Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang dapat menghasilkan jutaan rupiah.
Dedew Heryana pembuat dudukan lampu mengaku profesi membuat dudukan lampu sudah ditekuninya sejak enam bulan lalu.
“Awalnga hanya beberapa sample saja yang dibuat, dan Alhamdulillah walaupun hanya sedikit, namun sudah laku terjual,” ucapnya.
Kerajinan berbahan Bambu dengan motif beraneka diterapkan dalam dudukan lampu itu, dibuat menggunakan bambu yang bagus yakni bambu Wulung.
“Setelah semuanya dimotif, kita haluskan dengan menggunakan ampelas lalu dipasangkan dengan menggunakan lem sampai kering,” tambahnya.
Ia mengaku, kendala dalam pembuatan yang dihadapi selama ini yakni kurangnya peralatan yang modern, sehingga menghambat proses pembuatan.
“Untuk membuat dudukan lampu dari awal sampai jadi, bisa memakan waktu tiga hari dengan harga satuan Rp300 ribu sampai Rp350 ribu,” katanya.
Meski awalnya cuma iseng iseng saja, kata ia, banyak yang berminat dan sampai sekarang banyak permintaan. (ESH).
