FAJARNUSANTARA.COM – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kota Bandung saat Puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Mahkota Ajeg Ki Sunda digelar pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Kirab yang melibatkan perwakilan 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat itu berlangsung meriah dengan menampilkan ragam seni tradisional, termasuk Kuda Renggong dan Seni Genggong dari Kabupaten Sumedang.
Kirab budaya dimulai dari Kiara Artha Park dan melintasi Jalan Jakarta, Jalan Supratman, serta Jalan Diponegoro sebelum berakhir di Gedung Sate. Sepanjang rute, masyarakat terlihat antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional dari daerah-daerah di Jawa Barat.
Kabupaten Sumedang turut ambil bagian dalam kirab tersebut. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir hadir bersama Wakil Bupati M Fajar Aldila dan Sekretaris Daerah Tuti Ruswati dengan menaiki Kereta Kencana.
Rombongan Sumedang diiringi penampilan Kuda Renggong dan Seni Genggong yang menarik perhatian penonton di sepanjang jalur kirab.
Kirab budaya tersebut menjadi puncak rangkaian perjalanan Mahkota Binokasih yang sebelumnya diarak ke berbagai daerah di Jawa Barat dalam agenda Napak Tilas Padjadjaran.
Kegiatan itu digelar sebagai upaya pelestarian budaya Sunda sekaligus mempererat identitas kebudayaan masyarakat Jawa Barat.
Bupati Dony mengatakan Sumedang sengaja mengirimkan tim kesenian untuk memeriahkan kirab budaya tersebut.
“Alhamdulillah kami mengikuti Kirab Milangkala Tatar Sunda. Dari Kiara Artha ke Gedung Sate, Sumedang mengirimkan tim keseniannya,” kata Dony.
Menurutnya, keterlibatan Sumedang dalam kirab budaya menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan memperkenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat luas. Selain itu, kirab dinilai mampu menjadi ruang silaturahmi budaya antar daerah di Jawa Barat.***
