FAJARNUSANTARA.COM,- Gerakan Pemuda Anshor Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, melaksanakan kegiatan Talk Show dan Santunan Anak Yatim dengan mengundang pemateri terkemuka.
Acara ini diadakan di GOR Balai Budaya Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), pada Sabtu (3/6/2023).
Dalam acara tersebut, Dewan Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anshor Sumedang, Jandri Ginting, serta Wakil Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Sumedang, KH. Aip Syaiful Mubarok, menjadi pemateri yang hadir.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Jandri Ginting, Dewan Pembina LBH Anshor Kabupaten Sumedang.

Jandri Ginting memberikan penghargaan atas inisiatif Gerakan Pemuda Anshor PAC Tanjungsari dalam menggelar Talk Show dengan tema “Seperti Apa Pendidikan Politik (Dikpol) bagi Pemuda”. Ia menyatakan bahwa tema tersebut sangat baik, terlebih acaranya terbuka untuk umum.
Menurutnya, pendidikan politik bagi kaum muda sangat penting, terutama menjelang Pemilu 2024 yang saat ini sedang berlangsung.
Jandri menjelaskan bahwa pemuda, khususnya generasi milenial, dituntut untuk memiliki pemahaman yang luas tentang politik.
Peningkatan wawasan politik bukan hanya diperlukan menjelang Pemilu, tetapi juga harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memperluas pengetahuan tentang politik dalam dan luar negeri.
“Pemilu bukan hanya tentang masuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memilih sembarangan tanpa memahami latar belakang calon yang dipilih,” ungkap Jandri.
Oleh karena itu, Jandri menekankan pentingnya edukasi politik bagi generasi milenial sebagai pewaris bangsa. Selain itu, pemuda juga perlu memahami sejarah politik di Indonesia dan mengambil pelajaran dari masa lalu.
Lebih lanjut, Jandri menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa, terutama dalam hal pendidikan politik.
Ia berharap masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda yang hadir di acara tersebut, dapat terus meningkatkan wawasan politiknya agar dapat berpartisipasi secara profesional dan proporsional dalam dunia politik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemuda dapat menjadi agen perubahan yang memiliki pemahaman mendalam tentang politik dan berkontribusi positif bagi pembangunan negara.***







