Haflah Akhirussanah TAUD Tadabbur Al-Qur’an 2025: Mencetak Generasi Cilik Pecinta Al-Qur’an

Sukabumi – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Gedung Aula Pondok Pesantren Tadabbur Al-Qur’an, Kampung Manglayang, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, dalam gelaran Haflah Akhirussanah Tahfidz Anak Usia Dini (TAUD) Tadabbur Al-Qur’an Manglayang Sukabumi Tahun 2025.
Sebanyak 14 santri cilik kelas B diwisuda dengan khidmat setelah menyelesaikan pembelajaran selama satu tahun ajaran pada Sabtu (22/6). Dalam usia belia, mereka telah menapaki jejak mulia sebagai penghafal Al-Qur’an dan pemilik akhlak Islami yang membanggakan.
Acara semakin semarak dengan penampilan istimewa dari para siswa, seperti tahfidz bersama juz 30, kreasi seni, dan tari budaya Indonesia yang memukau para hadirin. Semua penampilan ini menggambarkan hasil pendidikan yang seimbang antara nilai-nilai agama dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Budaya Qur’ani, Fondasi Sejak Usia Dini
Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Tadabbur Al-Qur’an, Dr. Hj. Yayah Hidayah, M.Si., menegaskan pentingnya mengenalkan Al-Qur’an kepada anak sejak dini.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tapi dibudayakan dalam kehidupan anak sejak kecil. Di usia inilah pondasi akhlak dan cinta Al-Qur’an ditanamkan. Menjadikan anak-anak cinta Allah dan Rasul-Nya akan memudahkan mereka tumbuh menjadi pribadi shalih yang kuat dan cerdas di masa depan,” tuturnya.
Ia mengapresiasi kerja keras para guru, dukungan orang tua, serta semangat para santri cilik yang luar biasa dalam menapaki jalan ilmu dan iman.
Pembelajaran Tematik & Hafalan Terstruktur
Lamya Hayatina, M.Pd., selaku Kepala TAUD Tadabbur Al-Qur’an, menjelaskan bahwa di TAUD menggunakan pendekatan Metode Sentra, yaitu pembelajaran tematik yang berpusat pada aktivitas anak, dan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial, dan intelektual.
Sementara untuk tahfidz, digunakan Kurikulum TTM yang terstruktur dan disesuaikan dengan usia anak. Kurikulum ini tidak hanya menargetkan hafalan, tetapi juga membentuk karakter Qur’ani pada anak.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah bisa baca tulis hitung dengan baik. Mereka telah hafal surat-surat di Juz 30, doa-doa harian, dan hadis. Bahkan mereka sudah mandiri, punya rasa tanggung jawab, dan berakhlak baik serta menyayangi sesama teman. Kami bangga melihat perkembangan mereka,” ujar Lamya.
Kesan Mendalam dari Orang Tua
Salah satu orang tua siswa, Siti Fatimah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya menyekolahkan anaknya di TAUD Tadabbur Al-Qur’an.
“Perkembangan anak saya sangat bagus. Dia cepat hafal, senang sekali mengaji, dan mulai tumbuh rasa cinta yang besar terhadap Al-Qur’an. Saya merasa tenang dan bahagia melihat perubahan positifnya setiap hari,” tuturnya haru.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang nyaman, guru yang sabar dan kompeten, serta metode belajar yang menyenangkan membuat anak-anak betah dan semangat datang ke sekolah.
Pendaftaran Murid Baru Masih Tersedia
TAUD Tadabbur Al-Qur’an Manglayang Sukabumi saat ini membuka pendaftaran peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2025/2026, dan tersisa 10 kuota terakhir. Orang tua yang berminat dapat segera menghubungi Ustadzah Santi di nomor +62 858-1074-6461 untuk informasi lebih lanjut.
Selamat kepada para wisudawan TAUD Tadabbur Al-Qur’an. Semoga langkah awal ini menjadi pintu menuju kehidupan yang penuh keberkahan, ilmu, dan cinta Al-Qur’an. 🌸







