Dulu Orator Jalanan, Kini Welly Sanjaya Mengabdi di Balai Desa
FAJARNUSANTARA.COM – Dikenal vokal saat kuliah, Welly Sanjaya kini menjabat sebagai Kepala Desa Serang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang. Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) itu pernah aktif sebagai aktivis mahasiswa dan kerap memimpin unjuk rasa menyuarakan isu sosial dan politik nasional.
“Zaman di BEM dulu sering, dari mulai kritisi kebijakan presiden, kenaikan BBM, listrik, saya masih ingat, waktu itu zaman Bu Mega dan Gus Dur. Namanya juga masih muda ya,” ujar Welly saat ditemui Tahu Ekspres, Kamis (31/7).
Welly menyebut idealisme yang ia pegang semasa kuliah tak luntur meski kini menjabat sebagai aparatur desa. Semangat aktivismenya ia terjemahkan dalam kerja-kerja pelayanan publik, termasuk menghibahkan sebagian tanah miliknya untuk kebutuhan warga.
“Iya, sebetulnya ini bagian dari kemanusiaan aja. Ada tanah sekitar kurang lebih 63 meter persegi saya hibahkan di tahun 2021 buat posyandu di Desa Serang,” katanya.
Langkah itu, menurut Welly, bukan bentuk pencitraan, melainkan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang ia pegang sejak lama.
“Saya selalu bilang ke teman-teman, bagi saya kemanusiaan di atas segalanya. Itu prinsip yang saya bawa sejak masa kuliah,” tuturnya.
Sebagai kepala desa, Welly berusaha menerjemahkan idealismenya ke dalam program-program riil yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ia fokus pada pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan.
Bagi Welly, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral.
“Bagi saya, jadi kades itu bukan soal kekuasaan. Ini soal pengabdian, soal hadir dan memberi manfaat untuk warga,” katanya menegaskan.
Transformasi Welly dari orator jalanan menjadi pemimpin desa mencerminkan perjalanan panjang seorang aktivis yang memilih jalur pengabdian langsung ke masyarakat akar rumput **.







