AgamaNasionalPendidikanSeni dan BudayaSosial

Agama Berbalut Budaya, Dakwah dan Wayang Berpadu di Saung Hanjuang Beureum Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM– Dakwah yang dipadukan dengan pertunjukan seni budaya mewarnai pengajian rutin Kamisan di halaman Pendopo Saung Hanjuang Beureum, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis sore. Kamis Sore 23 Juli 2026.

Dalang Adi dari Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, tampil satu panggung bersama Uyut Hanjuang Beureum dalam sebuah pertunjukan yang menggabungkan nilai keagamaan dan budaya Sunda.

Perpaduan tausiah dan pagelaran wayang itu menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah pengajian ibu-ibu.

Keduanya menyampaikan pesan moral tentang pentingnya memperkuat keimanan tanpa meninggalkan akar budaya bangsa.

Dalam tausiahnya, Uyut Hanjuang Beureum mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan harta sebagai tujuan utama kehidupan hingga melupakan nilai-nilai agama.

“Ketika hidup di dunia, yang sering kita pikirkan adalah uang. Namun jangan sampai kita terjebak pada keinginan itu hingga melupakan akidah dan akhlak. Perkuat akidah supaya kehidupan kita benar-benar lurus dan perilaku yang baik akan menghasilkan buah yang baik,” kata Uyut Hanjuang Beureum.

Sementara itu, Dalang Adi menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga seni, budaya, dan nilai-nilai agama.

“Jangan sampai kita hidup bernegara tetapi melupakan seni dan budaya. Negara akan maju jika memperhatikan seni budaya dan agama secara bersamaan,” ujar Dalang Adi.

Ia menilai masyarakat saat ini mulai menjauh dari warisan budaya sendiri. Menurut dia, baik generasi muda maupun orang tua perlu kembali menghidupkan kesenian dan tradisi sebagai bagian dari jati diri bangsa.

“Kita seolah sedang tertidur dan melupakan seni budaya sendiri. Padahal nilai-nilai budaya harus terus disemarakkan agar tidak hilang ditelan zaman,” katanya.

Pengajian Kamisan di Saung Hanjuang Beureum selama ini rutin digelar sebagai wadah pembinaan keagamaan. Kehadiran pertunjukan budaya dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi media dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya lokal.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button