UPTD Pertanian Dorong Produktivitas Petani Tembakau Sumedang Lewat DBHCHT
FAJARNUSANTARA.COM – UPTD Pertanian mendorong peningkatan produktivitas petani tembakau di Kabupaten Sumedang melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Berbagai bantuan disalurkan untuk mendukung pengolahan dan kualitas hasil panen.
Kepala UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Wilayah Sukasari, Dadi Runadi, mengatakan bantuan tersebut meliputi sarana produksi pupuk tembakau, alat dan mesin pertanian, peralatan pasca panen seperti alat perajang dan fasilitas pengering, pembangunan jalan usaha tani, hingga pelatihan peningkatan kapasitas kelompok tani.
“Bantuan ini menjadi bentuk dorongan pemerintah agar petani bisa meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan tembakau dengan kualitas lebih baik,” kata Dadi, beberapa waktu lalu.
Namun, Dadi mengakui harga tembakau masih kerap berfluktuasi. Dua faktor utama yang memengaruhi adalah cuaca yang tidak menentu serta maraknya peredaran rokok ilegal. Kondisi itu, menurutnya, berdampak pada turunnya pembelian dari perusahaan rokok resmi.
Sebagai langkah antisipasi, UPTD Pertanian mendorong pengembangan teknologi pasca panen melalui pengeringan dengan sistem Green House (GH).
Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengedukasi masyarakat dan menindak peredaran cukai ilegal. Jumat 22 Agustus 2025.
“Harapannya dengan dukungan DBHCHT dan upaya bersama di lapangan, petani tembakau di Kabupaten Sumedang dapat lebih sejahtera,” ujar Dadi.**







