BudayaDaerahPemerintahan

Momentum 113 Tahun Cipacing Sumedang untuk Maju

FAJARNUSANTARA.COM – Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, resmi menetapkan hari jadinya yang ke-113 pada Senun, 18 Agustus 2025. Penetapan ini lahir dari hasil musyawarah bersama antara Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat.

Camat Jatinangor, Herman Suwandi, mengucapkan apresiasi atas penetapan tersebut.

“Saya mengucapkan selamat atas hari jadi Desa Cipacing yang ke-113. Semoga ke depan warganya semakin sejahtera dan pelayanannya semakin baik,” kata Herman dalam sambutannya.

Ketua BPD Cipacing, Rahmat Uno, menyebut kesepakatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat.

“Kami sangat bersyukur hasil musyawarah ini disetujui semua pihak. Semoga Desa Cipacing semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cipacing, Hj. Dede Juariah, mengungkapkan penetapan hari jadi desa tidak lepas dari catatan sejarah panjang sejak era kolonial Belanda.

Ia menuturkan, berdasarkan studi dokumentasi dan wawancara dengan para tokoh, Desa Cipacing terbentuk sekitar tahun 1912.

“Dari hasil penelusuran sejarah, disepakati bahwa hari jadi Desa Cipacing jatuh pada 15 Agustus 1912. Itu berarti tahun ini kita memperingati Milangkala ke-113,” tutur Dede.

Secara geografis, Desa Cipacing terletak di barat laut Kecamatan Jatinangor dengan luas wilayah 179 hektare.

Desa ini berbatasan dengan Desa Cibeusi di utara, Desa Sayang di timur, Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek di selatan, serta Desa Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung di barat.

Dalam sejarah pemerintahan, Cipacing mengalami beberapa perubahan struktur sejak masa Belanda, Jepang, hingga Orde Baru.

Sejumlah tokoh pernah memimpin desa ini, mulai dari Mama Demang sekitar 1912 hingga Hj. Dede Juariah yang kini menjabat periode 2020–2028.

Penetapan Milangkala ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan seremonial, tetapi juga pengingat sejarah dan pemicu pembangunan.

“Hari jadi ini harus jadi semangat baru bagi Cipacing untuk melangkah lebih maju,” ujar Herman menutup pernyataan.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button