KesehatanPolitik

Tekan Penyebaran PMK di Sumedang, DPRD Provinsi WA Bupati Agar Seleksi Kesehatan Hewan Qurban

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan peliharaan, harus diantisipasi agar penyakit tersebut tidak meluas serta bisa diatasi dengan baik.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ridwan Solichin mengatakan, ujian yang terjadi tidak berhenti di Covid saja. Dimana sekarang, ada virus hewan PMK. Secepatnya harus dilakukan upaya yang melibatkan semua unsur.

Baca Juga :  Empat Desa di Sumedang Mendapatkan Bantuan MASKARA

“Saya pikir ini harus segera diantisipasi dilakukan sebuah lokalisasi terhadap hewan yang sudah terkena khususnya di Kabupaten Sumedang untuk diperketat dengan pemeriksaan kesehatan hewan yang masuk diluar Sumedang,” ujarnya saat acara halal bihalal DPD PKS Sumedang. Kamis (25/05/2022).

Sekertaris DPW PKS Jabar itu mengaku, Jawa barat termasuk zona yang perlu diwaspadai, berbeda dengan Jawa timur
yang masuk zona merah karena banyak kiriman hewan dari Negara India dan Brazil yang memang pengawasan kesehatannya tidak begitu terlalu ketat.

Baca Juga :  Sumedang Jadi Lokus Pembekalan Calon Dandim

“Maka pada waktu itu, di Jawa timur dalam waktu empat hari terakhir hewan banyak yang kena PMK, untuk Jabar kita sedang antisipasi bagaimana hewan yang masuk ke Jabar harus benar-benar lolos seleksi keeahatan,” tambah RinSo.

Baca Juga :  Memiliki Desain Unik, Masjid Al-Kamil bakal menjadi Kebanggaan Masyarakat Sumedang

Apalagi di Sumedang, kata ia, dirinya langsung menghubungi Bupati Sumedang supaya secepatnya mengambil tindakan melakukan seleksi kesehatan terhadap hewan qurban.

“Menjelang Idul Adha tahun 2022, kita harus benar-benar mempersiapkan diri supaya bisa berkurban, pilihlah hewan ternak yang sehat supaya hewan qurban bisa diterima Allah SWT,” tandasnya. (ESH).

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button