FAJARNUSANTARA.COM- Dua rumah di Dusun Cikuda, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengalami kerusakan akibat penurunan permukaan tanah pada Minggu pagi, 2 Maret 2025. Insiden ini diduga terjadi karena tanah tergerus air dari kolam ikan di sekitar lokasi.
Kepala Desa Hegarmanah, Didi Sukandi, membenarkan kejadian tersebut. Senin 4 Maret 2025.
“Kejadian yakni, pada pukul 08.15 WIB, telah terjadi penurunan permukaan tanah yang menyebabkan tembok dua rumah roboh. Rumah-rumah yang terdampak milik Bapak Deni dan Ibu Ida, serta Bapak Eded dan Ibu Nia,” ujarnya.
Didi menjelaskan, luas bangunan yang terdampak sekitar 43 meter persegi dengan estimasi kerugian mencapai Rp50 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Alhamdulillah, tidak ada korban. Namun, dua keluarga terpaksa mengungsi ke rumah saudara mereka, yaitu Ibu Wida dan Rudi Akew, karena khawatir terjadi longsor susulan,” kata Didi.
Selain itu pihaknya juga memberikan santunan bagi warga yang terdampak guna meringankan beban mereka berupa sembako.
Saat ini, pihak desa tengah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk meninjau kondisi tanah dan memastikan keamanan di lokasi kejadian. Warga sekitar juga diminta waspada terhadap potensi pergerakan tanah lebih lanjut.**
