Site icon Fajar Nusantara

Persiapan Pengamanan Syukuran Persib di Tanjungsari, 500 Personel Gabungan Diterjunkan

Foto: Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM – Jajaran Polres Sumedang bersama unsur TNI dan panitia internal menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan pengamanan perayaan syukuran Persib Bandung yang akan berlangsung di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin 25 Mei 2026. Aparat menyiapkan sekitar 500 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan massa bobotoh serta potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.

Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika mengatakan pembahasan utama dalam rapat difokuskan pada kesiapan personel pengamanan, pengaturan arus massa, hingga langkah antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Silaturahmi kali ini membahas pengamanan agar nanti pada hari perayaan Persib di Tanjungsari berjalan aman dan bisa mengakomodir warga maupun bobotoh yang hadir. Kami juga berkolaborasi bersama TNI serta panitia internal yang dibentuk tim Haji Umuh,” ujar Sandityo.

Menurut dia, aparat menyiapkan sekitar 500 personel gabungan yang berasal dari kepolisian, TNI, dan unsur pendukung lainnya. Pengamanan difokuskan tidak hanya pada kelancaran kegiatan, tetapi juga pencegahan tindak kriminalitas yang berpotensi muncul di tengah kerumunan massa.

“Dimana ada massa tentu potensi gangguan keamanan harus diantisipasi. Prioritas kami di antaranya mencegah curanmor, pencurian, maupun kejadian menonjol lainnya agar masyarakat merasa aman selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Sementara itu, Manager Persib Bandung Umuh Muchtar mengapresiasi dukungan aparat keamanan yang ikut terlibat dalam persiapan pengamanan kegiatan syukuran tersebut. Ia menyebut koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting agar acara berjalan tertib dan nyaman bagi seluruh peserta.

“Alhamdulillah dari Polres, Kodim, Danyonif 301 kita bekerja sama untuk pengamanan di Tanjungsari. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan para pemain merasa nyaman,” ucap Umuh.

Ia juga mengingatkan bobotoh agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, perayaan hanya akan dikemas secara sederhana dengan hiburan terbatas seperti tradisi syukuran Persib pada umumnya.

“Kita jangan jumawa dulu karena kompetisi belum selesai. Insya Allah peluang kita sudah 90 persen, mudah-mudahan tidak ada kendala. Untuk bobotoh saya mohon tertib, ikuti arahan petugas, jangan arogan dan jangan membuat onar. Kita harus menjaga suasana tetap aman dan nyaman,” tandasnya***

Exit mobile version