Site icon Fajar Nusantara

Kecamatan Jatinangor Genjot Rembug Stunting Pra-Musrembang Kesetiap Desa

Foto: Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Kecamatan Jatinangor menggelar kegiatan Rembug Stunting pra-Musrembang Desa dengan cara berkeliling ke setiap desa. Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Jatinangor, Herman Suwandi, sejak Senin hingga Rabu, 21–22 Januari 2025. Dari 12 desa, enam desa sudah didatangi, enam lainnya dijadwalkan menyusul.

Menurut Herman, rembuk ini merupakan tahapan penting sebelum musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrembangdes). Rabu 24 September 2025.

“Rembug Stunting harus digelar sebelum musrembang. Silakan ibu-ibu menyampaikan apa saja yang perlu dipersiapkan dalam rangka menurunkan angka stunting,” kata Herman, Selasa, 22 Januari 2025.

Ia menekankan pentingnya penanganan stunting secara menyeluruh, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga 1.000 hari pertama kelahiran anak.

“Yang paling penting adalah bagaimana angka stunting di Kecamatan Jatinangor bisa terus menurun, bahkan mencapai new zero stunting,” ujar Herman.

Selain itu, Herman juga mengingatkan masyarakat agar patuh membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Menurutnya, capaian target PBB turut mendukung pembangunan desa.

Dalam kegiatan ini hadir pula Kepala UPTD Dalduk Wilayah Jatinangor, Abah Yusuf, dan Kepala UPTD Puskesmas Jatinangor, Dedi. Keduanya ikut mendampingi camat dalam memantau langsung jalannya rembuk di desa-desa.

Kepala Desa Cibeusi, H. Jajang, menyatakan angka stunting di wilayahnya turun signifikan berkat kerja keras para kader dan posyandu.

“Semua kader bekerja dengan baik, turun langsung ke lapangan, dan hasilnya memuaskan. Mudah-mudahan tahun 2026 bisa new zero stunting,” kata Jajang.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cikeruh, Ii Jai, S.A.P. Ia menilai kekompakan kader PKK menjadi kunci penurunan stunting di desanya.

“Semua program dari kecamatan dilaksanakan dengan baik. Untuk perencanaan 2026, harus lebih tertata agar target new zero stunting bisa tercapai,” ujarnya.

Usai Acara Rembug Stunting Pemerintahan Desa didampingi Staf Kecamatan Jatinangor menyisir wilayah untuk Pembayaran Bumi dan Bangunan supaya lebih lancar.**

Exit mobile version