DaerahPemerintahan

Jatinangor Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pilkades Digital 2026

FAJARNUSANTARA.COM— Kecamatan Jatinangor menggelar sosialisasi dan simulasi tata cara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara digital bagi tiga desa yang akan melaksanakan pemilihan. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Jatinangor dan diikuti bakal calon kepala desa, panitia Pilkades, serta tim sukses dari Desa Sayang, Cisempur, dan Jatimukti.

Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui liaison officer atau LO memberikan simulasi langsung mengenai mekanisme pemungutan suara menggunakan sistem elektronik. Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor.

Plt. Camat Jatinangor Endang Rohmayudi mengatakan pihaknya mengumpulkan seluruh calon dan panitia untuk memastikan mereka memahami tata cara pemilihan sebelum hari pencoblosan. Jumat 16 Oktober 2026.

“Kami mengumpulkan para calon dan panitia Pilkades untuk menyampaikan tata cara pemilihan. Kami juga mengimbau setiap calon supaya dapat menjaga tim suksesnya agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” kata Endang.

Ia mengatakan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi juga seluruh calon dan tim pendukung. Karena itu, Endang meminta setiap calon ikut menjaga suasana pemilihan agar berlangsung aman dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang menempatkan LO di setiap wilayah yang menyelenggarakan Pilkades. LO bertugas memantau dan memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai tata cara yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang Herman Suwandi, yang bertugas sebagai LO wilayah barat, turut menjelaskan tahapan pemungutan suara menggunakan sistem digital.

Herman menjelaskan pemilih harus datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan membawa surat panggilan dan e-KTP. Petugas kemudian memeriksa serta memverifikasi data pemilih menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Setelah data terverifikasi, pemilih melakukan registrasi dan pengecekan jari untuk memastikan belum menggunakan hak pilih. Pemilih kemudian menunggu di ruang tunggu sampai namanya dipanggil petugas.

“Semua tahapan kami sampaikan melalui sosialisasi dan simulasi agar calon, panitia, dan tim sukses memahami proses pemilihan secara digital,” ujar Herman.

Setelah mendapat panggilan, pemilih mengisi daftar hadir dan menuju bilik suara digital. Di dalam bilik, pemilih memindai barcode yang terdapat pada surat undangan menggunakan tablet pemilihan.

Sistem kemudian menampilkan pilihan calon kepala desa. Pemilih memilih salah satu calon dengan menekan foto kandidat dan tombol “Pilih Kandidat Ini”. Pemilih masih dapat mengganti pilihan dengan menekan tombol “Ulangi” sebelum mengonfirmasi suara.
Jika pilihan sudah benar, pemilih menekan tombol “Pilih”.

Sistem kemudian menyimpan suara dan menampilkan pemberitahuan bahwa suara telah berhasil direkam.

Setelah proses pemilihan selesai, pemilih mendapatkan print out barcode sebagai tanda bukti telah menggunakan hak pilih. Bukti tersebut dimasukkan ke kotak suara yang tersedia.

Pemilih kemudian menyerahkan surat undangan kepada petugas dan mencelupkan salah satu jari ke tinta sebelum meninggalkan TPS.

Pemerintah juga menyiapkan petugas pendamping bagi pemilih yang membutuhkan bantuan selama proses pemungutan suara digital.

Pendampingan dilakukan mulai dari menuju bilik suara hingga proses pemilihan dengan tetap menjaga kerahasiaan pilihan pemilih.

Pilkades secara elektronik tersebut akan diterapkan pada 92 desa dengan 424 TPS di Kabupaten Sumedang. Pemerintah mengarahkan pelaksanaan pemungutan suara agar berlangsung mudah, aman, tertib, transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi masyarakat, mekanisme tersebut mengubah proses pencoblosan konvensional menjadi pemilihan menggunakan perangkat digital. Meski demikian, pemilih tetap memperoleh tanda bukti fisik melalui print out setelah suara berhasil tersimpan dalam sistem.

Kecamatan Jatinangor melalui sosialisasi tersebut berharap seluruh calon, panitia, dan tim sukses memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan Pilkades di Desa Sayang, Cisempur, dan Jatimukti dapat berlangsung tertib serta menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button