FAJARNUSANTARA.COM, GARUT – Anggota DPD RI Hj. Eni Sumarni, mengatakan, dirinya mengaku diundang oleh Fapet Unpad untuk memantau langsung Desa binaannya. Karena, jika berbicara pentahelix, akademisi, birokrasi, dan politik perlu dilakukan.
“Hari ini, kita dalam rangka mengembangkan program Pentahelix, melihat potensi desa leles ini, termasuk desa yang maju, dan akan menjadi desa mendiri, namun tidak semudah itu karena desa mandiri itu semuanya harus tertata dengan baik,” ucap Hj. Eni Sumarni. Jum’at (26/05/2022).
Menurut Hj. Eni, katagori desa mandiri, harus jelas sumberdaya alamnya, lingkungannya tertata dengan baik, ekonomi masyarakatnya sudah mapan, status sosial harus tinggi (pendidikan, pekerjaan, kurangnya pengangguran).
“Desa leles sumber daya alamnya sudah cukup, sumber mata airnya yang sangat indah, tinggal menata dan mengarahkan serta membuat perencanaan yang konfrehensip dalam wisata air,” ucapnya.
Salnjutnya, bisa dikerjasamakan dengan Kemendes dan Pariwisata, dan terlebih dahulu harus memiliki profile Desa, supaya arahnya jelas.
“Apa saja yang ada jadi semuanya tergantung kepala desanya, apabila semuanya sudah kumplit, tinggal nyuport apalagi Menteri Pariwisata itu sangat welcome terhadap wilayah yang ingin mengembangkan Wisata,” tandasnya.(ESH).
