FAJARNUSANTARA.COM – Dukungan terhadap rencana penataan wilayah Jatinangor oleh Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir terus mengalir. Salah satu bentuk dukungan itu datang dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jatinangor, Risko Komarudin.
Ia menyatakan pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi penuh atas inisiatif yang diambil pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas langkah Bupati Doni yang akan melakukan penataan menyeluruh di Jatinangor. Ini menjadi harapan besar bagi masyarakat, terutama dalam hal perbaikan infrastruktur jalan,” kata Risko saat ditemui di sela kegiatan mendampingi Bupati Sumedang Monitoring Jatinangor, Sabtu 7 Juni 2025.
Risko menilai penataan ulang Jatinangor merupakan kebutuhan mendesak. Ia menyoroti pesatnya perubahan kawasan itu dari wilayah pedesaan menjadi pusat pendidikan, yang kini menjadi rumah bagi berbagai universitas ternama.
“Jatinangor sekarang sudah menjadi kawasan strategis. Hampir semua suku dan ras ada di sini. Maka, keberadaan infrastruktur yang memadai bukan lagi keinginan, tapi keharusan,” ujarnya.
Meski demikian, Risko mengingatkan agar pembangunan fisik juga dibarengi dengan pelestarian budaya lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas daerah agar tidak tergerus oleh budaya luar yang ikut masuk seiring perkembangan wilayah.
“Kita, sebagai putra daerah, punya tanggung jawab moral untuk menjaga budaya asli Jatinangor. Setelah infrastruktur dibenahi, seni dan budaya lokal juga harus diperhatikan dan dilestarikan,” tutur Risko.
“Semoga cita-cita ini bisa terwujud dengan baik. Kami percaya Bupati Doni bisa tetap istiqomah dalam memimpin dan membawa Sumedang, khususnya Jatinangor, ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Risko mengakhiri.**
