FAJARNUSANTARA.COM,- Setelah sehari sebelumnya Bupati Sumedang diundang langsung Presiden RI Joko Widodo untuk jadi pembicara di acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda sebagai best practice Pananganan Stunting. Rabu 18 Januari 20023
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir langsung mengaplikasikannya dengan bergerak cepat mengumpulkan seluruh Camat dan para kepala OPD guna menjawab kepercayaan dan kehormatan dari Pemerintah Pusat.
meminta kepada para camat dan Kepala OPD untuk bisa menjawab kepercayaan dan kehormatan dari pemerintah pusat.
Sementara menurut Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir mengatakan, Alhamdulillah, Sumedang diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk menyampaikan hal ini. Kemenkes sesuai dengan arahan Presiden telah menetapkan 50 kabupaten kota akan mereplikasi aplikasi kita. Saya minta semuanya jawab kepercayaan dan kehormatan ini dengan sebaik-baiknya.
Pada kesempatan itu, Dony Ahmad Munir, meminta para Camat dan para Kepala OPD supaya mengetahui dan memahami aplikasi SIMPATI mulai dari penyebab hingga cara penanganannya.
“Semuanya harus memahami kebijakan dan program unggulan nasional, provinsi dan kabupaten dalam rangka menurunkan stunting,” tandasnya.
Dikatakannya, Lakukan cek ricek di lpangan kaitan updating data dan invertensinya. Camat harus paham, OPD pun harus paham, terutama berkaitan intervensi sensitif supaya cepat eksekusinya.
Kendati demikian, Secara khusus bupati meminta para camat bisa membuka aplikasi e-Simpati setiap harinya yang juga bisa dibuka melalui WA Kepo.
“Nanti saya minta di setiap kunjungan, para camat bisa memaparkan aplikasi, buka sendiri dan perlihatkan. Setelah paham bisa mengarahkan kepada para Kades,” pungkasnya.**
