FAJARNUSANTARA.COM- Sungguh mengenaskan bayi yang baru lahir dan belum sempat melihat indahnya dunia, harus merasakan kepedihan yang tiada tara ketika orang yang melahirkannya dengan sadis membuangnya begitu saja, entah apa yang ada di benak mereka?
Kasus ini bermula saat ada dua sejoli berencana membuat kuburan bagi bayi tersebut di daerah Kiara Payung. Hal tersebut diketahui Satuan Reskrim Polsek Jatinangor dan Resmob Polres Sumedang yang sedang patroli Kring Serse.
Menurut Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas, kejadian itu terjadi sekitar jam 02.30 WIB, Senin (16/4) saat anggota Reskrim Polsek Jatinangor melakukan Patroli Kring Serse di arah Kiara Payung.
“Mereka melihat kendaran terparkir ditempat yang gelap dan mencurigakan, tak selang beberapa saat muncul dua sejoli ditempat yang gelap itu keluar, dan si pria membawa kantong kresek berisikan skop,” tambahnya
Kapolsek menjelaskan, selanjutnya anggota melakukan pengecekan lebih detil, ternyata mereka hendak membuat kuburan untuk bayinya yang sudah meninggal yang disimpan di Kos-kosan daerah Cipacing.
“Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kedua sejoli ini ternyata berasal dari Majalaya dan yang laki-lakinya berasal dari Bandung Cibaduyut,” imbuhnya.
Kapolsek Rogers menuturkan, anggotanya langsung bergerak ke kos-kosan mereka guna memastikan bayi tersebut, dan ternyata benar ada bayi nampak terbungkus kantung gendong dalam kondisi yang mengenaskan (membusuk).
Pihaknya kelokasi disertai Bidan Puskesmas Jatinangor (Lani) bersama Supir Ambulan, guna memastikan kondisi si Bayi tersebut. Diketahui ternyata kedua sejoli tersebut mengaku menyimpannya di kos-kosanya selama 2-3 hari.
Setelah itu pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan dari dua terduga ini di kantor Polsek Jatinangor.
Terakhir Rogers Thomas menjelaskan bahwa Bayi tersebut sekarang ditangani pihak Puskesmas Jatinangor dan kita menunggu tindakan selanjutnya dari Pihak Puskesmas.
“Kedua orang tersebut akan menjalani gelar perkara hasil penyelidikan untuk menentukan status hukum mereka, dan untuk sementara ditangani oleh kami, belum ada pelimpahan,” tandasnya.
Plt. Kepala Puskesmas Jatinangor, Drg. Lia Silvia Suwandini, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya pihak puskesmas mendapat informasi dari pihak kepolisian sekitar pukul 04.30 WIB Subuh untuk mengecek kondisi bayi yang berada di Kos-kosan RW 04 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.
“Bidan Puskesmas (Lani) yang sedang piket malam bersama Supir Ambulan (Tatang) berangkat ke lokasi untuk pengecekan kondisi bayi tersebut,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, ketika dilokasi Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diketahui dalam sebuah kantong keresek dimasukan dalam tas gendong.
“Diketahui bahwa bayi tersebut baru lahir 5 hari, dan selama lima hari dibiarkan dalam kantong keresek tersebut bersama mereka di kosannya, dalam kondisi yang sangat mengenaskan sekali,” pungkasnya.*
