DaerahKomunitasOlahraga

Jatinangor Menang 4-0 atas Jatinunggal, Target Final Piala Dony-Yoshua Dikumandangkan

FAJARNUSANTARA.COM– Tim sepak bola U-21 Kecamatan Jatinangor menang telak 4-0 atas Kecamatan Jatinunggal dalam matchday kedua Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Dony-Yoshua di Stadion Ahmad Yani, Jumat, 21 Agustus 2026. Kemenangan itu menjadi modal bagi Jatinangor untuk mengejar target melaju ke final sekaligus merebut gelar juara.

Pelatih Jatinangor Yayat Ruhiatna mengatakan kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Jatinunggal, menurut dia, mampu memberikan tekanan kuat terutama pada babak pertama.

“Sebetulnya, walaupun kita sekarang menang besar, tetapi ini melalui perjuangan yang sangat keras. Terbukti, dari babak pertama kita cuma bisa menggolkan satu gol, dan di babak kedua baru kita dapat banyak gol,” kata Yayat seusai pertandingan.

Yayat menilai Jatinunggal memiliki organisasi pertahanan dan serangan yang cukup baik. Karena itu, anak asuhnya harus bekerja keras untuk mengantisipasi permainan lawan.

“Itu pertanda bahwa Jatinunggal sebetulnya tim yang kuat. Pertahanannya bagus dan mempunyai attacking yang bagus juga tadi. Tetapi, kita bisa mengantisipasinya. Alhamdulillah, sehingga kita bisa mengambil kemenangan ini,” ujarnya.

Kemenangan besar tersebut sekaligus mempertegas ambisi Jatinangor dalam turnamen. Yayat menargetkan timnya tidak sekadar lolos ke fase berikutnya, tetapi mampu mencapai partai final dan menjadi juara.

“Harapan ke depannya, tentunya bahwa Jatinunggal ini baru pertandingan awal dan saya berharap bahwa Jatinunggal akan menampilkan performa terbaiknya bukan di hari ini. Performa terbaiknya adalah di kemudian hari dan kita juga mempunyai target untuk menuju babak final dan juara,” kata Yayat.

Sebelum bertanding, Tim U-21 Kecamatan Jatinangor resmi dilepas pada Jumat dengan doa bersama dan pemberian motivasi.

Pelepasan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Jatinangor sebagai bentuk dukungan terhadap para pemain muda yang membawa nama kecamatan dalam kompetisi antarkecamatan.

Kehadiran mantan pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar, turut menyuntik motivasi bagi para pemain. Pesepak bola asal Sumedang itu berharap turnamen tersebut dapat menjadi ruang bagi pemain muda daerah untuk mengembangkan kemampuan dan membuka peluang karier di sepak bola.

Plt Camat Jatinangor Endang Rohmayudi mengatakan dukungan terhadap tim U-21 harus terus diperkuat. Menurut dia, kehadiran sosok seperti Dedi Kusnandar dapat menjadi inspirasi bagi para pemain muda.

“Ini langkah awal bagi para pemain. Kita akan berikan support yang lebih besar lagi. Di Jatinangor juga ada sosok pemain yang terkenal, yaitu Kang Dado atau Dedi Kusnandar, pemain Persib Bandung,” kata Endang.

Sementara itu, Pelatih Kecamatan Jatinunggal Arieska menjadikan kekalahan 0-4 sebagai bahan evaluasi. Ia mengatakan anak asuhnya masih mampu mengimbangi permainan Jatinangor pada babak pertama, tetapi kemudian kesulitan menjaga intensitas permainan karena faktor stamina.

“Ini jujur sekali, ya, pembelajaran buat tim Jatinunggal. Di babak pertama tadi, kita bisa mengimbangi permainan meskipun skor tipis. Tapi mungkin anak-anak perlahan, dari faktor stamina, masih perlu dimaksimalkan lagi untuk ke depannya,” ujar Arieska.

Selain stamina, Arieska menyoroti minimnya waktu persiapan sebagai salah satu kendala tim. Ia menyebut sejumlah peserta turnamen juga menghadapi persoalan serupa.

“Selain stamina, evaluasi untuk tim mungkin dari segi persiapan. Mungkin semua tim dari kecamatan lain juga persiapannya sangat mendadak, mepet sekali,” katanya.

Arieska berharap evaluasi dari pertandingan tersebut dapat meningkatkan performa Jatinunggal pada laga berikutnya.

“Tetapi apa yang kita harapkan nanti, untuk pertandingan ke depan, lebih baik dan lebih bagus,” ucapnya.

Bagi Jatinangor, kemenangan 4-0 menjadi awal untuk menjaga momentum di Piala Dony-Yoshua. Tim asuhan Yayat kini dituntut mempertahankan konsistensi permainan jika ingin mewujudkan target mencapai final dan membawa pulang gelar juara.***

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button